CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat menyelesaikan persoalan tunggakan gaji pemain. Pihak Kabau Sirah - julukan Semen Padang FC - memastikan kewajiban finansial terhadap pemain yang bersangkutan telah dituntaskan pada Selasa (1/9/2026).
Dilansir dari JawaPos.com, Semen Padang FC sebelumnya menjadi sorotan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). APPI membeberkan sebanyak 28 klub Indonesia yang masih memiliki persoalan tunggakan gaji pemain, salah satunya Semen Padang FC.
General Manager Semen Padang FC, Denny Shulton, menyatakan pihaknya langsung bergerak cepat menuntaskan kewajiban tersebut. Kata Denny, ada satu pemain dari skuad musim lalu yang kewajibannya belum terpenuhi. Namun, hari ini, semuanya telah beres.
“Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat merespons rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait kewajiban finansial klub. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa kendala administrasi yang melibatkan 1 pemain dari skuad musim lalu telah resmi diselesaikan secara tuntas pada hari ini,” kata Denny dalam keterangan resmi Semen Padang FC, Selasa (1/9/2026).
Denny menjelaskan persoalan tersebut tidak berkaitan dengan kesengajaan klub menunda pembayaran hak pemain. Menurutnya, keterlambatan terjadi akibat kendala teknis dalam proses verifikasi serta kelengkapan dokumen administrasi internal.
“Manajemen menjelaskan bahwa keterlambatan yang terjadi sebelumnya murni disebabkan oleh kendala teknis dalam proses verifikasi serta kelengkapan dokumen administrasi internal,” terangnya.
Seluruh proses administrasi hingga pencairan hak pemain akhirnya telah diselesaikan pada hari ini. Manjaemen Semen Padang FC menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab klub dalam menyelesaikan persoalan internal secara profesional.
“Melalui koordinasi intensif yang dilakukan, seluruh alur verifikasi administrasi dan pencairan hak pemain bersangkutan telah tuntas diselesaikan hari ini. Langkah cepat ini menjadi bentuk nyata tanggung jawab klub dalam mengoreksi kendala teknis internal secara profesional,” papar Denny.
Semen Padang FC juga menegaskan bahwa penyelesaian kewajiban terhadap pemain bukan kali pertama dilakukan manajemen. Manajemen memastikan bahwa kesejahteraan pemain tetap menjadi salah satu perhatian utama klub.
“Bukti rekam jejak komitmen manajemen dalam menjaga integritas serta tata kelola klub juga telah teruji sebelumnya, salah satunya melalui keberhasilan menyelesaikan kewajiban hingga resmi menghapus nama Semen Padang FC dari daftar sanksi transfer ban FIFA,” jelas Denny.
“Semen Padang FC menegaskan kembali komitmennya untuk selalu menjaga kesejahteraan seluruh elemen tim. Pihak manajemen turut menyampaikan terima kasih atas perhatian APPI serta dukungan suporter demi terciptanya tata kelola klub yang semakin transparan,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya polemik tersebut, Semen Padang FC kini bisa lebih leluasa memantapkan fokusnya jelang mengarungi Championship 2026/2027. Pada pekan pertama, skuad Kabau Sirah akan langsung menjalani laga tandang melawan Persiraja Banda Aceh pada Minggu (13/9). (*)
Editor : Weny Firmansyah