CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Nama Reno Salampessy tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional saat ini.
Penyerang muda Persipura ini tampil impresif bersama Tim Nasional Indonesia U-19 dan berhasil mencetak dua gol dalam ajang Piala AFF U-19.
Penampilan gemilang tersebut membuat Reno Salampessy semakin mendapat perhatian publik.
Pemain berusia 18 tahun itu bahkan mulai disebut-sebut sebagai salah satu talenta muda yang berpotensi menjadi andalan Timnas Indonesia di masa depan.
Di balik kesuksesan Reno, ada rasa bangga yang mendalam dari sang ayah, Ricardo Salampessy.
Ia mengaku bersyukur melihat putranya mendapat kesempatan mengenakan seragam Merah Putih dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di level internasional.
Sebelum berangkat memperkuat Timnas Indonesia, Ricardo memberikan sejumlah pesan penting kepada Reno.
Pesan utama yang selalu ia tekankan adalah agar sang putra tidak melupakan Tuhan dan senantiasa mengandalkan doa dalam setiap langkah kariernya.
"Pesan pertama saya, jangan lupa berdoa. Itu yang paling utama. Kemudian yang kedua, dia harus belajar dengan situasi yang ada di Timnas,"ucap Ricardo Salampessy saat dihubungi Ceposonline.com via telepon selulernya, Jumat (12/6/2026).
Ricardo menjelaskan bahwa atmosfer dan intensitas permainan di Timnas jauh berbeda dibandingkan saat bermain di level klub.
Menurutnya, setiap pemain dituntut untuk beradaptasi dengan ritme pertandingan yang lebih cepat dan tekanan yang lebih tinggi.
"Kalau di klub, intensitas pertandingan sering berubah-ubah. Tetapi di tim nasional berbeda. Intensitasnya dari awal sudah tinggi, bahkan saat menghadapi tim yang secara kualitas dianggap lebih lemah,"jelasnya.
Ia menilai Reno sempat membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri pada pertandingan pertamanya bersama Timnas.
Namun, proses adaptasi itu berjalan baik dan perkembangan sang pemain terlihat pada laga-laga berikutnya.
"Di pertandingan pertama memang masih terlihat adaptasi dengan situasi itu. Tetapi di pertandingan berikutnya sudah jauh lebih baik,"katanya.
Sebagai seorang ayah, Ricardo mengaku bangga melihat perkembangan putranya yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi Timnas Indonesia.
Dua gol yang dicetak Reno menjadi bukti bahwa pemain muda Papua tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
"Saya melihat dua gol yang dicetak Reno di Timnas merupakan pencapaian yang luar biasa. Di usia 18 tahun, itu tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dia,"ungkap mantan Pelatih Persipura ini.
Meski demikian, Ricardo mengingatkan bahwa perjalanan karier Reno masih sangat panjang.
Ia berharap putranya tetap rendah hati, terus bekerja keras, serta memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas permainan.
"Yang terpenting sekarang dia terus belajar, terus berkembang, dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan di Timnas dengan sebaik-baiknya,"ujarnya.
Sementara itu keberhasilan Reno Salampessy menembus skuad Timnas Indonesia tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga masyarakat Papua yang selama ini dikenal sebagai gudang talenta sepak bola nasional.
Dengan usia yang masih muda dan peluang yang masih terbuka lebar, Reno diharapkan mampu terus mengukir prestasi dan membawa nama Indonesia semakin bersinar di kancah internasional.
Sementara itu Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia pada semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026) malam WIB.
Gol Marcus Neil pada menit ke-89 jadi pembeda pada pertandingan ini.
Hasil tersebut membuat Indonesia dipastikan gagal mempertahankan gelar.
Kini Garuda Muda selanjutnya bersua Kamboja pada perebutan tempat ketiga, Sabtu (13/6/2026).
Sedangkan Australia menantang Thailand pada laga puncak yang berlangsung di hari sama.(*).
Editor : Yohanes Palen