CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Meski harus mengakhiri langkah di Piala Dunia 2026, Cape Verde meninggalkan kesan mendalam.
Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah kiper veteran Vozinha yang tampil luar biasa saat menghadapi Argentina.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Cape Verde.
Sepanjang pertandingan, Vozinha berkali-kali menggagalkan peluang emas Argentina, termasuk beberapa upaya dari Lionel Messi yang dibuat frustrasi oleh penyelamatan-penyelamatan gemilangnya.
Messi memang akhirnya mampu mencetak gol untuk Argentina, tetapi sang kapten harus bekerja keras untuk menembus pertahanan Cape Verde yang tampil disiplin.
Bahkan, tendangan bebas khas Messi pun berhasil ditepis dengan gemilang oleh Vozinha.
Berkat penampilan impresif sang kiper, Cape Verde mampu memberikan perlawanan sengit kepada juara bertahan.
Tim asal Afrika itu bahkan memaksa Argentina bermain hingga babak extra time sebelum akhirnya menyerah dengan skor tipis 2-3.
Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, penampilan Cape Verde sepanjang turnamen menuai pujian dari pencinta sepak bola dunia.
Negara kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa itu mampu bersaing dengan tim-tim besar dan menunjukkan bahwa semangat juang, organisasi permainan, serta disiplin taktik mampu mengimbangi perbedaan kualitas.
Perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 memang telah berakhir, namun mereka pulang dengan kepala tegak.
Sementara bagi Vozinha, penampilan heroiknya melawan Argentina akan dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif di ajang Piala Dunia 2026 kali ini. (*).
Editor : Yohanes Palen