CEPOSONLINE.COM, SARMI – Aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Sarmi Kota sempat terganggu setelah sejumlah warga yang merupakan keluarga pemilik hak ulayat melakukan aksi pemalangan di area puskesmas tersebut. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan kepada pihak terkait agar memperhatikan dan menyelesaikan persoalan hak ulayat yang menurut mereka belum diselesaikan secara tuntas.
Pemalangan tersebut membuat sebagian aktivitas pelayanan kepada masyarakat terhambat. Warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terpaksa menunggu hingga situasi kembali kondusif. Sejumlah petugas kesehatan terlihat tetap berada di lokasi sambil menunggu adanya penyelesaian dari pihak terkait.
Perwakilan keluarga pemilik hak ulayat menyampaikan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah. Mereka berharap ada dialog dan solusi yang adil terkait hak ulayat atas lahan yang digunakan sebagai lokasi Puskesmas Sarmi Kota.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan mediasi dengan keluarga pemilik hak ulayat agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.
Pemerintah daerah Kabupaten Sarmi,setelah mendapatkan informasi ini dari perwakilan yang di utus untuk berdialog dengan keluarga pemilik hak ulayat,berjanji bahwa akan segera melakukan pertemuan dengan keluarga pemilik hak ulayat dalam waktu yang tidak terlalu lama,sehingga proses pelayanan di Puskesmas Sarmi dapat kembali berjalan normal kembali.(*)
Editor: Abdel Gamel Naser
Editor : Abdel Gamel Naser