DLH Sarmi: Penanganan Sampah Pasar Inpres Harus Kolaboratif

Roberth Mboik • Dipublikasikan Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:36 WIB

 

Tumpukan sampah yang berhamburan di luar bangunan Pasar Sentral Sarmi, Selasa (14/10/2025). (ROBERT MBOIK/CEPOS ONLINE.COM).
Tumpukan sampah yang berhamburan di luar bangunan Pasar Sentral Sarmi, Selasa (14/10/2025). (ROBERT MBOIK/CEPOS ONLINE.COM).

CEPOSONLINE.COM, SARMI-Tumpukan sampah di Pasar Inpres Sarmi menjadi sorotan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sarmi, Hengky Baransano, menegaskan penanganannya perlu dilakukan bersama instansi lain seperti Perindagkop dan Bapenda.

Menurutnya, DLH hanya bertugas mengangkut sampah ditempat pembuangan sementara (TPS), sementara pengelolaan di dalam pasar menjadi tanggung jawab Perindagkop dan Bapenda yang menarik retribusi.

“Jangan semua beban sampah diarahkan ke DLH. Kami hanya angkat dari TPS, bukan bersihkan di dalam pasar,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Ia menambahkan, banyak sampah rumah tangga dan kos-kosan ikut dibuang di TPS pasar, bukan hanya dari aktivitas jual beli.

Hengky juga mengakui sampah di pasar belum diangkut hampir sebulan karena kendala di TPA, namun berjanji dalam “Satu dua hari ke depan” sampah akan segera dibersihkan.(*).

 

Editor : Abdel Gamel Naser
Ceposonline.com sarmi papua Dinas Lingkungan Hidup (DLH)