CEPOSONLINE.COM, SARMI – Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Sarmi periode 2024-2029 dilantik di Gereja Lembah Pujian Neidam Kamis (2/5) pekan lalu.
Penjabat Bupati Sarmi Markus Mansnembra yang diwakili Plt Sekda Kabupaten Sarmi Agus Festus Moar dalam sambutannya mengatakan pihaknya bangga Kabupaten Sarmi terus diberkati oleh Tuhan.
"Kita berada disini semua berkat Tuhan, bukan kemauan kita sendiri, karena itu kita menyaksikan pengukuhan API Kabupaten Sarmi,"ungkapnya.
Sekadar diketahui membangun suatu daerah ada tiga tungku, yakni pemerintah, gereja dan adat. dan Tiga tungku ini berjalan beriringan untuk melayani masyarakat.
"Dan para gembala harus bersatu agar domba-domba tidak tersesat.”
“Tugas kita bersama domba-domba akan diberkati.”
“Saya mau ada kedamaian di negeri ini.”
“Tugas pemerintah hanya memberi suport agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat berjalan baik,"ungkapnya.
"Sarmi harus berubah, iman kita harus bertumbuh. Tuhan memberkati Sarmi luar biasa, pemerintah harap tidak ada lagi domba-domba tersesat, saling serang di media sosial facebook dan sebagainya," harapnya.
Sekda meminta pengertian kepada semua pihak untuk memahami kondisi keuangan pemerintah di mana dalam 2024 ini pembiayaan untuk Pilkada begitu besar, karena banyak bantuan mengalami penurunan bantuan.
"Tahun 2025 sudah tidak ada lagi, itu berarti bantuan akan normal kembali," ungkapnya.
Agus Festus Moar meminta agar API untuk tidak terlibat politik praktis dan tugas API kabupaten Sarmi yang baru dilantik untuk menjaga agar domba tidak tersesat.
"Tugas kita hanya berdoa Tuhan yang urus semuanya kedepannya, terus berkarya untuk Tuhan, terus bekerja membawa domba untuk kembali ke Tuhan, memuji dan memuliakan Tuhan sepanjang hari," harapnya.
Ketua DPD API Papua Pdt Yeremias Rahakbauw, mengatakan asosiasi pendeta bergerak tegak lurus sesuai UU Otsus, contohnya dalam Pilkada pihaknya bukan melihat calon pemimpin daerah bukan dalam zona agama atau zona wilayah, namun semua orang Papua.
"Kami bukan orang politisi tapi kami menginginkan figur-figur yang murni tidak terkait dengan berbagai kasus. Kami bukan memihak siapa tapi kami tegak lurus bersama UU Otsus," bebernya.
Sementara itu Ketua API Kabupaten Sarmi Pdt Marthen Insyaf Sm.Th mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah untuk melayani masyarakat Sarmi.
"Kami akan mendampingi, menjadi penengah, bersama-sama dengan pemerintah untuk masyarakat Kabupaten Sarmi," tegasnya.
"Tongkat kepercayaan sudah diberikan kepada kami, kami akan menjalankan tugas ini, bekerja dengan serius dengan takut akan Tuhan.”
“Kami akan berdiri bersama setiap gereja bahkan setiap agama, setiap golongan masyarakat Sarmi lainnya,"tutupnya. (*)
Editor : Gratianus Silas