CEPOSONLINE.COM, SARMI - Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia Kabupaten Sarmi menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka mensyukuri HUT ke-22 Kabupaten Sarmi, Pemilu Damai, dan mendoakan Pilkada 2024.
Ibadah tersebut dilaksanakan selama 3 hari mulai Selasa 30 April hingga Kamis 2 Mei di lapangan parkir Pasar Sentral Mararena, Distrik Sarmi. Tema dalam KKR yakni hidup sebagai alat kebenaranNYA Roma 6:13.
Pj Bupati Sarmi Markus O. Mansnembra, yang diwakili Plt Asisten ll Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Setda Kabupaten Sarmi, Daniel Robert Senis, berharap dukungan dan perhatian masyarakat untuk menyukseskan jalannya KKR.
“Saya berharap KKR dan ibadah syukuran 22 tahun HUT Kabupaten Sarmi dapat berjalan dengan aman, lancar dan masyarakat yang hadir dapat diberkati dengan Firman Tuhan yang disampaikan para hamba Tuhan,” kata Senis.
Asisten II Senis mengatakan dengan ibadah KKR ini masyarakat mendapat kekuatan rohani melalui pemberitaan injil.
“Ibadah KKR ini kami harapkan umat Kristen yang hadir dapat diberkati melalui pemberitaan Injil, memberikan kekuatan serta meningkatkan kualitas iman,” ujar Senis.
Sementara Pendeta Mell Atock, bersyukur atas kemurahan Tuhan, melayani Tuhan dimana-mana dan kali ini di Tanah Papua bahkan sampai di Kabupaten Sarmi.
"Kami menyampaikan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi, karena sudah menerima kami datang di Kabupaten Sarmi,” ungkap Pendeta Mell Atock.
“Kami datang sebagai keluarga, sebagai utusan Tuhan, untuk menyatakan kebenaran yang akan memerdekakan kebenaran, yang akan memuliakan kebenaran dan yang akan menuntun kita semua kepada Sarmi yang lebih maju, Sarmi yang lebih baik, Sarmi yang menjadi kesaksian sang Kristus bagi seluruh Papua, Indonesia bahkan tidak ada yang mustahil bagi dunia,” katanya.
Kepada media ini, Pdt Mell Atock menyatakan perjalanan ke Sarmi cukup melelahkan, dimulai dari NTT, Surabaya, Makassar, ke Sentani, lalu jalan darat ke Sarmi.
"Tapi kelelahan itu semua terbayarkan dengan melihat antusias dari masyarakat Sarmi yang begitu luar biasa mengikuti ibadah KKR selama 3 hari dari 30 April sampai 2 Mei, dan dua kali seminar, saya melihat saudara-saudara saya di Sarmi begitu antusias mendengar Firman Tuhan, dan firman Tuhan itu akan mengubah pribadi-pribadi di Kabupaten Sarmi dan akan dipulihkan Tuhan, dan saya berharap kedepan pemerintah kabupaten Sarmi dapat mendukung lagi kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga kerohanian jemaat akan tumbuh," ungkapnya.
Menurutnya jika rohani jemaat, rohani masyarakat sudah bertumbuh atau kata Alkitab sudah bertobat maka program-prograam pemerintah yang lain akan lebih mudah diterima dan itu menandakan bahwa Tuhan ikut bekerja memulihkan Kabupaten Sarmi.
"Diberkatilah bapak bupati, bapak Sekda dan semua jajaran pemerintah Kabupaten Sarmi yang ada untuk tetap kompak, tetap bersatu, tak lupa juga untuk TNI-Polri yang begitu luar biasa bekerja dan persatuan-persatuan gereja.”
“Kalau Tuhan izinkan akan ada hamba-hamba Tuhan datang dan memberi siraman rohani di Kabupaten Sarmi. (*)
Editor : Gratianus Silas