Pemkab Sarmi Inisiasi Sosialisasi Business Matching dan Edukasi Keuangan bagi Pelaku UMKM

Gratianus Silas • Dipublikasikan Selasa, 7 Mei 2024 | 15:29 WIB
Plt. Asisten ll Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Setda Kabupaten Sarmi, Daniel Robert Senis, S.H foto bersama dengan pihak OJK dan pemateri, Selasa (30/4) lalu.
Plt. Asisten ll Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Setda Kabupaten Sarmi, Daniel Robert Senis, S.H foto bersama dengan pihak OJK dan pemateri, Selasa (30/4) lalu.

CEPOSONLINE.COM, SARMI –  Plt. Asisten ll Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sarmi, Daniel Robert Senis, menghadiri kegiatan Sosialisasi Business Matching Dan Edukasi Keuangan Kepada Pelaku UMKM, bertempat di Cafe Rasia Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Selasa, (30/4/2024).

Kegiatan tersebut oleh Kepala Bagian Pengawasan Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua, Donny.

Bekerja sama OJK, terlibat pula PT. Bank Papua Cabang Sarmi dan PT. Bursa Efek Indonesia Perwakilan Papua.

Membacakan sambutan Pj Bupati Sarmi, Asisten ll Daniel Robert Senis, menyampaikan terima kasih kepada Tim OJK Papua, PT. Bank Bapua Cabang Sarmi dan PT. Bursa Efek Indonesia Perwakilan Papua, yang bisa hadir di Sarmi untuk membagi pengetahuan, khususnya bagi pelaku usaha di Kabupaten Sarmim, baik itu pengetahuan tentang manajemen keuangannya, dan bagaimana mengelola usaha.

Lebih lanjut kata Daniel Senis, UMKM di Kabupaten Sarmi sangat ketergantungan terhadap APBD, karena masyarakat kita tidak ada usaha-usaha lain.

"Kami mengakui pemerintah daerah belum maksimal untuk mengembangkan usaha kecil di Kabupaten Sarmi, padahal bapak-ibu ketahui bahwa, kita punya potensi di sini cukup besar, yaitu kita punya lahan-lahan yang belum digarap, kita punya hutan yang luas, dan kita punya laut yang begitu luas, tetapi kita tidak punya usaha-usaha kecil menengah untuk mengelola sumberdaya alam kita," bebernya.

Sementara itu, Donny dari OJK Papua, mengungkapkan, kegiatan itu sekaligus utnuk pengawasan dan edukasi kepada pelaku UMKM di Kabupaten Sarmi, bekerja sama perusahaan pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya serta melakukan perlindungan terhadap konsumen dan masyarakat sesuai undang-undang.

Oleh karena itu, kata Donny, pertumbuhan dan pengembangan sektor UMKM sering dijadikan sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi negara khususnya negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Selain itu kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 6, 5% atau lebih dari setengah kontribusi terhadap PDB dibanding dengan sektor lain.

 Data tersebut, kata Donny, menunjukkan pentingnya peran UMKM bagi perekonomian Indonesia sehingga untuk mewujudkan UMKM yang kuat dan mampu maka permasalahan ke struktural yang dihadapi oleh pelaku UMKM perlu dipecahkan permasalahan dimaksud antara lain kualitas SDM.

Donny pun menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempertemukan kebutuhan akses keuangan UMKM dengan produk dan atau layanan rezeki keuangan yang ada meningkatkan jumlah pembiayaan percepatan akses kemudian tetap peningkatan kemitraan dan energi antara Pemerintah Daerah, lembaga terkait dan pelaku UMKM.

"Kami berharap kegiatan dapat mengakomodasi percepatan atau penyaluran kredit bagi pelaku dan UMKM melalui lembaga jasa keuangan formal dengan fokus pada komoditi unggulan daerah maupun sektor prioritas sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi di daerah," ungkapnya. (*)

Editor : Gratianus Silas
SARMI Ceposonline.com bank papua OJK bursa efek indonesia pemkab sarmi