CEPOSONLINE.COM, BIAK-Lebih dari 800 orang diperkirakan menghadiri pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi Papua 2026 di Kabupaten Biak Numfor, Rabu malam (28/10/2026).
Perhelatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejani, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan dan merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Biak Numfor, Gunadi menyampaikan apresiasi kepada kontingen dari berbagai daerah yang telah hadir untuk mengikuti perhelatan Pesparani tahun ini.
Menurutnya, kehadiran perwakilan dari Kabupaten Keerom, Waropen, Kepulauan Yapen, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, serta sejumlah daerah lainnya menunjukkan besarnya antusiasme terhadap penyelenggaraan Pesparani di Provinsi Papua.
Gunadi menegaskan, Pesparani bukan semata-mata menjadi ajang untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam seni paduan suara gerejani, melainkan juga menjadi ruang perjumpaan yang memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan anggaran untuk kebutuhan akomodasi, transportasi selama berada di Biak, tempat pelaksanaan kegiatan, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan lintas agama tersebut menjadi bentuk nyata semangat kebersamaan dan toleransi dalam mendukung kegiatan keagamaan di Papua.
Ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan semangat Pesparani sebagai dorongan untuk terus berkarya dengan integritas, melayani dengan kasih, serta membangun Papua melalui dedikasi dan tanggung jawab.
"Mari kita jadikan semangat Pesparani sebagai inspirasi untuk berkarya dengan integritas, melayani dengan kasih, dan membangun Papua dengan dedikasi serta tanggung jawab demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan seluruh masyarakat," demikian pesan Gunadi dalam sambutannya.
Penyelenggaraan Pesparani II Provinsi Papua tahun 2026 mengusung semangat "Satu Nada, Satu Iman, Satu Papua", yang mencerminkan harapan agar pujian, iman, dan persaudaraan menjadi kekuatan bersama dalam membangun Papua yang damai dan harmonis. (*)
Editor : Elfira Halifa