CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pilpres terhitung kurang dari sebulan lagi akan digelar.
Sejauh ini, melalui debat Pilpres yang digelar KPU, para pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) telah menampilkan program, visi-misi, dan strateginya jika kelak duduk di kursi RI 1 dan RI 2.
Satu topik yang menarik ialah visi-misi para paslon untuk Papua.
Lantas seperti apa rencana para paslon untuk Papua?
Paslon 1
Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rosita Dewi, mengatakan, ada 15 kata Papua dalam dokumen visi misi pasangan calon nomor urut satu (paslon 1) Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.
"Ada segmen tersendiri untuk Papua pada pasangan calon nomor urut pertama ini dengan jargon Papua Pemerataan Sempurna," ujarnya dalam pernyataan Political Outlook 2024 yang dikutip di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Visi misi khusus Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar untuk Papua adalah melalui pendekatan dialog dan pemberdayaan masyarakat untuk penyelesaian konflik, pembangunan hijau dan berkelanjutan, industrialisasi, mendorong ketahanan pangan, revitalisasi pelabuhan.
Kemudian melanjutkan pembangunan jalan trans Papua, pengaspalan lebih dari 1.700 kilometer jalan trans Papua, mengoptimalkan kolaborasi BUMN transportasi dan swasta untuk menurunkan biaya logistik, mengoptimalkan bandara Mozes Kilangin.
Selanjutnya, menurunkan durasi pengiriman barang Jawa-Timika-Pegunungan Tengah, memastikan kehadiran puskesmas dan puskesmas pembantu di seluruh wilayah Papua, memastikan sekolah-sekolah dari tingkat dasar hingga menengah atas yang berkualitas dibangun, memastikan talenta dari Papua ikut terlibat aktif, dan mengembangkan jaringan telekomunikasi serta internet murah.
Paslon 2
Rosita menuturkan bahwa pasangan calon nomor urut dua (paslon 2) Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming hanya menempatkan satu kata Papua di dalam dokumen visi misi mereka.
"Kata Papua hanya ada pada profil yang menjelaskan bagaimana jasa Prabowo Subianto dalam pembebasan sandera di Mapenduma," ujarnya.
Walaupun tidak menyebutkan langsung kata Papua, Rosita menilai ada keterkaitan program paslon nomor dua dalam melakukan sinergi pendekatan sejarah, budaya, kearifan lokal, dan sosial ekonomi di daerah-daerah yang rawan konflik serta rentan isu separatisme.
Paslon 3
Pada pasangan calon nomor urut tiga (paslon 3) Ganjar Pranowo - Mahfud Md, BRIN melihat ada tiga kata Papua dalam dokumen visi misi termasuk pada daftar isi.
"Mereka prioritasnya adalah pembangunan asimetris untuk Papua. Jadi, bagaimana pengentasan kemiskinan dan upaya menyejahterakan orang Papua," kata Rosita.
Kebijakan fiskal dan pembangunan asimetris untuk Papua adalah mengurangi kesenjangan ekonomi-sosial karena perbedaan dalam pertumbuhan, pengembangan, dan akses terhadap sumber daya antardaerah melalui retribusi sumber daya, investasi infrastruktur, insentif pajak.
Dukungan khusus untuk Papua dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, mengurangi kemiskinan, dan memperbaiki taraf hidup warga hingga yang paling membutuhkan. (*)
Editor : Gratianus Silas
Sumber : antaranews.com