MARI-YO Menang di Daerah Ini, BTM-YB Protes, Ada Apa?

Gratianus Silas • Dipublikasikan Senin, 9 Desember 2024 | 17:59 WIB
Calon Gubernur Papua Nomor Urut 2, Matius Fakhiri, saat pleno pengundian nomor urut di Kantor KPU Papua.
Calon Gubernur Papua Nomor Urut 2, Matius Fakhiri, saat pleno pengundian nomor urut di Kantor KPU Papua.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Tensi pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kota Jayapura belakangan memang cukup panas.

Sampai-sampai lokasi pleno di Hotel Grand Abepura mesti mendapat pengamanan ekstra dari aparat keamanan.

Hal ini bermula dari penghitungan suara di tingkat PPD Jayapura Selatan yang disebut terjadi penggelembungan suara terhadap paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Ketua PPD Japsel, Ragainaga, membacakan hasil pleno Distrik Jayapura Selatan, di mana mencatat pasangan nomor urut 2, Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen  (MARI-YO), memperoleh sebanyak 38.200 suara.

Sementara pasangan nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai (BTM-YB) mendapatkan 21.986 suara.

Hasil inipun diprotes para saksi BTM-YB.

Aksi protes dilakukan lantaran PPD Japsel disebut melakukan kecurangan dengan penggelembungan sebanyak 9.137 suara untuk MARI-YO.

Tak ayal, saksi BTM-YB meminta agar PPD melakukan penyandingan data.

Sebab dari data yang mereka miliki, MARI-YO hanya mendapatkan 29.063 suara dan BTM-YB tetap 21.928 suara.

"Kami minta data disandingkan karena ini merugikan paslon kami," kata Isak, selaku saksi BTM-YB.

Merespons protes tersebut, saksi MARI-YO mengaku bawa data yang diplenokan tersebut sudah sesuai dengan data salinan C1 yang mereka miliki.

"Data yang kami miliki sama dengan data PPD, jadi bagi kami tidak bermasalah," ungkap Benyamin Gurik, selaku saksi MARI-YO.

Ketua PPD Japsel tetap menetapkan hasil pleno, dengan alasan keterbatasan waktu.

Sehingga dengan demikian suara MARI-YO di Japsel menjadi 38.200 sementara BTM-YB tetap 21. 928.

"Bagi saksi yang merasa keberatan terhadap hasil silakan ajukan keberatan, melalui form keberatan, nanti akan disampaikan saat pleno KPU," sarannya kepada saksi BTM-YB.

Data Penggelembungan Suara:

Kelurahan Argapura

BTM-YB= 3.539

MARI-YO = 3.769

Kelurahan Ardipura

BTM-YB= 4.711

MARI-YO = 8.378

Kelurahan Numbay

BTM-YB= 1.228

MARI-YO = 3.256

Kelurahan Entrop

BTM-YB= 5.670

MARI-YO = 9.505

Kelurahan Hamadi

BTM-YB= 6.448

MARI-YO = 12.926

Kampung Tahima Soroma

BTM-YB= 239

MARI-YO = 326

Kampung Tobati

BTM-YB= 151

MARI-YO = 40

Total

BTM-YB= 21.986

Mari-Yo= 38.200

Data berdasarkan salinan C1 Saksi BTM-YB:

Kelurahan Argapura

BTM-YB= 3.539

MARI-YO= 3.369

Kelurahan Ardipura

BTM-YB= 4.711

MARI-YO = 5.528

Kelurahan Numbay

BTM-YB= 1.228

MARI-YO =2.256

Kelurahan Entrop

BTM-YB= 5.670

MARI-YO = 6.915

Kelurahan Hamadi

BTM-YB= 6.448

MARI-YO= 10.629

Kampung Tahima Soroma

BTM-YB= 239

MARI-YO = 326

Kampung Tobati

BTM-YB= 151

MARI-YO= 40

Total

BTM-YB= 21.986

MARI-YO= 29.063

Hingga berita ini diturunkan data penggelembungan tersebut belum disandingkan, sebab Pleno tingkat Kota Jayapura belum berlangsung. (*)

Editor : Gratianus Silas
matius fakhiri yermias bisai Ceposonline.com aryoko rumaropen Benhur tomi mano