CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kampanye akbar Pilkada Papua tersaji di Kota Jayapura, Sabtu (24/11/2024).
Dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua melakukan kampanye di dua tempat yang berbeda.
Paslon Nomor Urut 1, Benhur Tomi Mano dan Yermias Bisai (BTM-YB) berkampanye di Lapangan Trikora, Abepura.
Sementara Paslon Nomor Urut 2, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARI-YO), melakukan kampanye di Lapangan Karang Entrop.
Paslon Nomor Urut 1
Kampanye akbar paslon BTM-YB menghadirkan dua eks Gubernur Papua.
Mereka adalah Barnabas Suebu dan Constant Karma.
Barnabas Suebu merupakan Gubernur Papua pada dua periode yakni 1988 - 1993 dan 2006-2011.
Sementara Constant Karma menjabat Pj Gubernur Papua pada periode 2012-2013 dan menjabat Wakil Gubernur Papua pada 2000-2005.
Barnabas Suebu mendukung BTM-YB karena dinilai memiliki track record yang jelas, sama-sama berlatar belakang birokrat, serta memiliki visi, misi, dan program kerja yang selaras dengannya.
"Saya mendukung mereka bukan karena uang, ini tulus karena saya yakin hanya BTM-YB yang bisa bangun Papua ini secara baik," ujar Bas Suebu.
Gubernur dua periode ini menilai BTM-YB maju sebagai cagub dan cawagub bukan karena mahar maupun iming-iming politik, melainkan tulus untuk membawa masyarakat Papua hidup sejahtera.
Sementara Constant Karma mendukung BTM-YB karena dinilai punya kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan pemerintahan.
“Terbukti selama 2 periode jadi Wali Kota Jayapura, BTM mampu membawa perubahan yang sangat signifikan di Kota Jayapura, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekomomi maupun lainnya.”
Dengan pengalamannya itu, maka dipastikan ia mampu membangun Papua.
"Semua orang bisa jadi pemimpin, tapi tidak semua orang bisa mengelolah pemerintahan yang baik. Hanya BTM-YB yang bisa karena keduanya pernah kadi kepala daerah," kata Constant.
Paslon Nomor Urut 2
Kampanye akbar MARI-YO melibatkan ribuan massa pendukungnya, termasuk seluruh parta koalisi.
Dalam orasinya, Matius Fakhiri menyebutkan bahwa Papua adalah tanah surga.
Untuk itu, masyarakat diharapkan untuk hidup rukun saling menghargai dan menghormati segala perbedaan di tanah Papua.
"Hidup berdampingan tidak boleh ada yang saling mengusir, jaga tanah Papua dengan baik," kata Fakhiri kepada pendukungnya dengan suara lantang, Sabtu (23/11) sore.
"Jaga kebersamaan itu di tanah Papua, karena itu indah dan itu ada di tanah ini," ujar Fakhiri.
Sementara Aryoko Rumaropen mengatakan bahwa jika terpilih, maka MARI-YO menjamin kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Papua.
"Kita siapkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat provinsi Papua.”
“Jangan ada lagi pengangguran terjadi di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya," tegas Aryoko dihadapan para pendukungnya.
Untuk itu ia butuh dukungan dari seluruh masyarakat Papua agar apa yang dicita-citakan dapat terwujud agar masyarakat Papua sejahtera. (*)
Editor : Gratianus Silas