
CEPOSONLINE.COM, BIAK – Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Biak Numfor terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelaku usaha perikanan dan kapal-kapal perikanan yang beroperasi di wilayah Biak Numfor.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta evaluasi pelayanan secara berkala guna menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor PSDKP Biak Numfor, Mochamad Erwin, seusai kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang berlangsung di Aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Biak, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah perwakilan instansi terkait pengawasan perikanan, pelaku usaha perikanan, komunitas pecinta lingkungan, serta pejabat terkait lainnya.
Forum ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi, masukan, dan evaluasi dari para pengguna layanan, khususnya pelaku usaha perikanan.
Mochamad Erwin mengatakan, peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan oleh PSDKP sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran, informasi cuaca, dan pengelolaan lingkungan.
"Kami banyak berkoordinasi dengan BMKG dan Basarnas karena ada beberapa kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran dan kondisi cuaca. Prinsipnya, kami terus membangun kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Selain aspek keselamatan pelayaran, PSDKP Biak Numfor juga memberikan perhatian terhadap persoalan pengelolaan sampah di atas kapal perikanan.
Menurut Erwin, pihaknya berencana memperkuat kerja sama dengan komunitas lingkungan untuk mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.
Bahkan, ke depan pihaknya berharap dapat memberikan penghargaan atau reward kepada kapal-kapal perikanan yang dinilai berhasil menerapkan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.



