CEPOSONLINE.COM, YAHUKIMO - Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) Didimus Yahuli dan Esau Miram (DYEM) resmi kukuhkan Tim Pemenangan dan tim Koalisi Yahukimo maju, mandiri dan sejahtera.
Pengukuhan tim pemenangan dan tim koalisi ini sekaligus untuk tim koalisi dan tim pemenangan pasangan Bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Papua Pengunungan yang disapa Koalisi Cinta Negeri, bertempat di samping Hotel Yahukimo ll Jalan Logpon, Distrik Dekai Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (20/9/2024)
Pada kesempatan itu Bakal Calon Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan Wakil Bupati Esau Miram sempat curhat terkait merebaknya sejumlah isu miring yang belum lama ini menyerang.
Didimus Yahuli, dalam sambutan menyampaikan ada tiga hal penting yang ia sampaikan dalam momen ini yaitu pertama; siapapun maju dalam politik itu tidak ada namanya musuh abadi tidak ada teman sejati tetapi yang ada kepentingan.
"Jadi semua parpol punya AD-ART dan visi-misi dan ideologi tersendiri untuk mengaturnya dari pusat sampai daerah, maka itu disebut kepentingan.” Oleh karena itu adik dengan kaka itu maju sama -sama boleh itu hal biasa seperti megawati dan Fatmawati sama-sama anak Sukarno jalan masing masing tetapi Indonesia tetap maju," terangnya.
Jadi politik itu ada tiga hal yaitu masa lalu, masa kini dan masa depan.
Artinya masa lalu bicara tentang sejarah, kenangan, pengalaman, klau masa kini itu tentang realita yang terjadi di saat ini, dan masa depan itu yang disebut dengan visi misi sehingga kita ada masa depan.
"Kalau hari -hari ini calon Gubernur dan calon bupati masih bicara masa lalu itu terus berarti masih ada di posisi ketinggalan dan primitif. Untuk itu mari kita berpolitik yang professional, jangan saling menyatukan satu sama lain mari kita adu argumen,tetapi mari kita bicara jauh kedepan," imbuhnya.
Dengan santun, DY&EM mengatakan, menjelang masa penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati, tentunya banyak isu yang beredar tentang dirinya bersama wakilnya, dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Sebenarnya banyak isu yang telah disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tapi ada dua isu yang mengusik hati saya, mulai dari isu main biliar mini dengan isu datangkan babi, dan juga narasi- narasi yang mengatakan seorang Didimus pembunuh, tetapi kami tidak kendor hati sedikit pun karena semua itu kebenaran akan membuktikan sehingga biarkan dan abaikan semuanya itu,”kata Didi.
Kendati demikian, Yahuli tidak mengambil hati, apalagi menjadi buah pikiran dengan isu-isu tersebut, karena menurut dia hal yang paling penting saat ini adalah merapatkan barisan tim koalisi dengan tim pemenangan guna memenangkan di 51 distrik 518 kampung pada Pilbup dan Pilgub pada tanggal 27 nanti .
“Saya rasa tidak perlulah menyebar isu-isu yang sifatnya menyerang pribadi, adu saja visi misi yang diusung masing-masing, tanpa harus menjatuhkan seseorang, tapi sudahlah kami juga tidak ingin menanggapi isu-isu itu, kami hanya fokus untuk bekerja guna mensejahterakan masyarakat dan membangun Bumi Sumohai dan di distrik- distrik,"ucapnya.
Di kesempatan itu, Didi mengajak kepada koalisi besar untuk meningkatkan kepercayaan di dalam tubuh koalisi, karena ketika kepercayaan tidak ada, koalisi besarpun tidak akan melahirkan hasil yang baik.
“Kita tanggapi isu itu dengan senyum dan kerja nyata dari koalisi kita ini, yang terpenting saat ini, kita harus menguatkan kepercayaan satu sama lain agar tidak mudah untuk di pecah belah tim kami, baik tim pemenangan dan tim koalisi sampai tim desa ,”terang dia.
Kata Didimus, dirinya dengan wakil Esau teruskan Yahukimo cerdas, Yahukimo mandiri, Yahukimo sehat itu sudah terbukti hari ini 6000 anak dan 44 guru sedang mengajar baik, maka masih ada masa depan Yahukimo, hari ini ada Puskesmas, hari ini ada sekolah, hari ini ada jalan, jembatan laper dan Gereja permanen itu semua kami teruskan.
Untuk itu kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu sebab masa depan masih ada harapan yang hilang mengulang.
Sementara itu di tempat yang sama bakal calon wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Natan Pahabol juga mengukuhkan tim pemenangan dan tim Koalisi pasangan Befa-Natan atau Koalisi Cinta Negeri.
Natan Pahabol mengatakan ketidakhadiran Calon gubernur Provinsi Papua Pegunungan Befa Jigibalom bukan karena sengaja, tetapi hari yang sama pelantikan di Kabupaten Yalimo sehingga Calon Gubernur ke Yalimo dan ia ke Yahukimo, dan beliau berjanji pada saat kampanye baru akan ke Yahukimo.
Natan Pahabol berkata tim yang baru saja lantik sebagai tim Befa -Natan dan Didimus- Esau itu paket, untuk memenangkan kami di Provinsi Papua Pegunungan dan Didimus Esau di Kabupaten Yahukimo.
Natan Pahabol berharap tim provinsi dan tim kabupaten bisa melakukan tugas yang bernama Koalisi cinta negeri.
"Sehingga kita mengutamakan mengasihi, menghormati manusia, tidak dengan fitnah, tidak marah-marah tetapi kita mau politik itu politik yang profesional. Untuk itu saya mengajak orang berpolitik yang baik dan benar karena itu sangat penting, " terangnya.
Ia meminta kepada seluruh tim koalisi untuk merapatkan barisan dan meningkatkan kepercayaan satu sama lain, untuk menangkan pasangan Befa-Natan untuk Provinsi Papua Pegunungan, dan menangkan Didimus-Esau sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo.
“Menjelang pemilihan, pasti banyak isu yang menerapkan, saya tekankan, dalam politik itu harga diri kita dipertaruhkan dengan memenangkan calon Bupati dan Wakil Bupati yang kita usung,” kata Natan menegaskan.
Natan menyampaikan banyak terimakasih kepada Parpol dan masyarakat yang mendukung, Befa-Natan sebagai Gubernur dan wakil Gubernur yang akan bertarung pada tahun 2024.
“Makanya, saya mengajak seluruh tim pemenangan untuk bersama-sama berpegangan tangan dan terus solid dan bekerja sungguh-sungguh untuk memenangkan Befa- Natan dan Didimus Esau pada putaran pertama,”ungkapnya.
Diketahui, dalam kegiatan pengukuhan tim pemenangan Koalisi Untuk Yahukimo maju mandiri dan sejahtera, dan Befa-Natan peduli negeri Indonesia yang akan maju di Provinsi Papua Pegunungan
Mengakhiri pengukuhan, Ketua Partai Gerakan Rakyat Gerindra Kabupaten Yahukimo Merlis Heselo menyatakan sikap dukungan partai berlambang kepala burung Garuda kepada pasangan calon Bupati Didimus Yahuli dan Esau Miram sebagai calon bupati dan wakil bupati Yahukimo.
Kata merlis yang sebelumnya mendaftar berpasangan dengan Mesak Mirin, akhirnya resmi bergabung dengan DYEM lengkap dengan pengurus dan kader partai Gerindra Kabupaten Yahukimo hingga berakhir dengan yel-yel.
Hadir dalam pengukuhan, bakal calon wakil Gubernur, Bakal calon pasangan DY-EM 14 ketua parpol 51 anggota DPRD, anggota dewan terpilih, anggota DPRP, tokoh Agama, kepala suku, dan seluruh pendukung 51 distrik 518 kampung yang berdomisili di Dekai.(*)
Editor : Gratianus Silas