CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persipura Jayapura sukses membawa pulang tiga poin penting dari kandang Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Grup Timur.
Bertanding di Stadion Batakan, Sabtu (4/4/2026), tim Mutiara Hitam menang tipis dengan skor 0-1 lewat gol dramatis di penghujung laga.
Gol penentu kemenangan Persipura dicetak oleh sang legenda, Boaz Solossa, pada menit ke-93.
Gol tersebut sekaligus menjadikan Boaz sebagai pahlawan kemenangan timnya dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal.
Kemenangan ini memastikan Persipura memenuhi target membawa pulang poin penuh dari Balikpapan.
Hasil tersebut juga sangat berharga di tengah sengitnya persaingan perebutan tiket promosi ke Liga 1.
Saat ini, Persipura terus menempel ketat PSS Sleman di puncak klasemen. Persipura mengoleksi 46 poin, terpaut tiga angka dari PSS Sleman yang memimpin dengan 49 poin.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya, meski ia menegaskan laga tidak berjalan mudah.
“Ini kemenangan yang tidak mudah bagi kami,” ujar Rahmad Darmawan usai pertandingan.
Pelatih yang akrab disapa RD itu juga memberikan apresiasi kepada tuan rumah yang tampil solid sepanjang pertandingan.
“Mereka bermain luar biasa dan memberikan perlawanan yang cukup merepotkan pemain kami,”katanya.
RD mengungkapkan sejak awal dirinya telah mengingatkan pemain bahwa laga ini akan berlangsung berat.
Persiba, kata dia, tampil dengan determinasi tinggi dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Sepanjang pertandingan, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat gol baru tercipta di menit akhir.
“Ada beberapa peluang berbahaya dari mereka, begitu juga kami. Tapi memang sempat mengalami kebuntuan untuk mencetak gol,” jelasnya.
Untuk memecah kebuntuan, RD melakukan rotasi dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti.
Keputusan itu diambil bukan karena performa pemain menurun, melainkan strategi untuk meningkatkan daya serang tim.
Masuknya Boaz Solossa bersama Fery Pahabol dan Osas Saha terbukti efektif menambah tekanan di lini pertahanan lawan.
“Pergantian itu murni untuk merubah situasi di lini serang kami,” ungkapnya.
Gol di menit akhir pun akhirnya tercipta, yang menurut RD tak lepas dari kerja keras tim dan juga faktor keberuntungan.
“Kami mendapatkan kemenangan di penghujung pertandingan karena rezeki yang diberikan Tuhan. Tentu ini patut kita syukuri,” tutupnya. (*).
Editor : Yohanes Palen