CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – PKS Provinsi Papua akhirnya menggelar kampanye akbar di Kota Jayapura.
Berbagai pesan fundamental diperdengarkan untuk memastikan bahwa masyarakat tidak salah memilih jika bercermin dari kondisi daerah maupun kondisi negara saat ini.
Ada semangat perubahan ke arah yang lebih baik pada Pemilu ini dan disitulah PKS terus menggaungkan upaya ini untuk mengingatkan publik bahwa PKS memahami betul apa yang menjadi keluh kesah masyarakat khususnya di Kota Jayapura saat ini sehingga tidak salah memilih partai yang dideklarasikan di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta pada 20 Juli 1998 tersebut.
Ketua Bapillu DPW PKS Papua, Darwis Massi menyampaikan bahwa PKS ingin mengubah kondisi kemasyarakatan ke arah yang lebih baik.
Hanya untuk melakukan itu maka wajib menangkan PKS termasuk menangkan pasangan Anies – Muhaimin sebagai Capres dan Cawapres.
“Kita memiliki alasan mengapa memilih PKS. Itu tak lepas karena karena selama ini partai ini selalu ada di tengah masyarakat. Ketika ada bencana, ada musibah maka PKS lah yang lebih dulu turun,” kata Darwis di lapangan PTC Entrop, Selasa (6/2/2024).
Ia menegaskan bahwa PKS turun menemui masyarakat yang membutuhkan bukan hanya ketika ada Pileg, tetapi setiap waktu ketika ada musibah maka di situ PKS hadir lebih dulu.
“Lalu PKS adalah partai yang terus mengedepankan demokrasi yang sehat dan memperjuangkan sistem saling menghargai sehingga tidak boleh ada yang saling sikut,” tambahnya.
“Saya lihat Caleg disini selalu berjuang bersama dan itu patut dihargai. Sudah 1 tahun bergerak tanpa kenal lelah sehingga 14 Februari nanti kita tidak akan kemana – mana.”
“PKS akan mengawal arah perjuangan bangsa termasuk di Papua. Kita membutuhkan perubahan menjadi lebih baik,” paparnya.
Disini Darwis juga menegaskan bahwa PKS adalah partainya anak – anak muda dimana 80 persen berisi adalah generasi millenial.
Sebuah generasi yang 5 atau 10 tahun ke depan akan menjadi sosok pemimpin sehingga sejak dini perlu ditanamkan nilai – nilai kebaikan dan kepemimpinan yang amanah.
Yang mau berjuang dan mementingkan kepentingan umum ketimbang kepentingan pribadi atau kelompok.
PKS juga menunggu sosok muda yang ingin melakukan perubahan.
“Anak muda harus bergerak dan kami siap berjalan bersama,” imbuhnya.
Sementara Sekjend PKS, Aboe Bakar Alhabsy menyampaikan bahwa PKS di Tanah Papua juga menjanjikan perubahan.
Ia menyinggung soal angka kemahalan yang selama ini dianggap menjadi penyebab sulitnya masyarakat di Papua memenuhi kebutuhan sehari – hari.
Kesulitan ini akahirnya berdampak kepada kecukupan gizi dan kesehatan keluarga.
“PKS memiliki konsep pembangunan perubahan untuk Pemilu kali ini dan apa yang menjadi kerinduan masyarakat ini patut dipikirkan.”
“Jangan sampai ada yang mengeluh karena tidak bisa mewujudkan memasak dan mewujudkan mimpi mimpinya,” beber Aboe Bakar.
Iapun menyinggung agar yang terpilih harus mendengarkan suara yang mereka yang sudah menitipkan harapan.
“Jangan lupa, ada emak – emak yang senantiasa mengeluh karena kekurangan beras, harga minyak melambung dan isi dapur sulit dipenuhi. Itu dicatat baik – baik,” imbuhnya.
Sementara Ketua DPW PKS Papua, Suherman mengatakan bahwa teriknya matahari harus bisa membakar semangat yang ada disetiap jiwa.
PKS wajib mempertahankan semangat yang ada untuk menjawab tantangan ke depan. Ia meyakini dengan figure yang dimiliki maka PKS pelan tapi pasti akan menjawab semua tantangan tersebut.
Kampanye ini juga memperkenalkan semua caleg yang akan maju termasuk caleg asal pegunungan namun menggunakan bendera PKS untuk bertarung ditingkat provinsi.
Disela – sela kegiatan, peserta kampanye juga diajarkan untuk bagaimana melakukan pencoblosan yang baik. Satu persatu tokoh PKS mencoblos logo agar pemilih tidak salah memilih. (*)
Editor : Gratianus Silas