Politisi Muda Demokrat Berpulang, Dulu Sempat Jadi Aktivis

Karolus Daot • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:24 WIB
Moment alm Frangklin Wahey (kanan) duduk berdampingan dengan rekannya Yermias Wouw (kiri) saat rapat Paripurna di DRPP. (CEPOSONLINE.COM/YERI)
Moment alm Frangklin Wahey (kanan) duduk berdampingan dengan rekannya Yermias Wouw (kiri) saat rapat Paripurna di DRPP. (CEPOSONLINE.COM/YERI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Duka menyelimuti keluarga besar DPR Papua. Di tengah berlangsungnya rapat paripurna pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Anggota DPR Daerah Pemilihan (DAPIL) Kabupaten Jayapura yang juga anggota Komisi IV DPR Papua, Frangklin Wahey, meninggal dunia di RSUP Jayapura, Selasa (29/9/2026) pagi.

Legislator muda dari daerah pemilihan Kabupaten Jayapura yang juga kader Partai Demokrat itu meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekannya di parlemen.

 Dulu sebelum masuk lembaga DPR sempat menjadi aktivis. Menyuarakan keresahan masyarakat. 

Anggota DPR Papua dapil Kabupaten Jayapura yang juga tokoh adat, Orgenes Kawai, mengaku sangat kehilangan. Menurutnya, Frangklin adalah pemuda luar biasa yang menempa diri lewat organisasi, termasuk KNPI, hingga akhirnya duduk di DPR Papua.

Orgenes mengenang, keterwakilan orang Sentani di DPR Papua terus bertambah dari waktu ke waktu. Pada awalnya hanya satu orang, menjadi dua orang setelah 2014, empat orang pada 2019, dan sembilan orang pada 2024. 

Di antara para wakil rakyat yang rata-rata sudah berusia lanjut, Frangklin adalah salah satu yang masih muda dan energik.

"Ketika dia (alm frangklin red) bersama beberapa anak anak muda dari Sentani terpilih jadi anggota DPR Provinsi, kami sebagai senior sangat bangga karena merekalah yang nanti akan teruskan semangat kami di lembaga ini. Tapi apa yang kita pikirkan tidak seperti yang Tuhan pikirkan. Hidup manusia ini hanya sebuah titipan," ujar Orgenes.

Ia berharap kepergian Frangklin justru membangkitkan lahirnya Frangklin-Frangklin baru dari kalangan pemuda Sentani. "Selamat jalan. Semoga engkau menjadi teladan," ucapnya. 

Yermias Wouw, anggota DPR Papua dari dapil yang sama juga berduka. Keduanya berada di Komisi IV dan duduk berdampingan dalam rapat paripurna. Kedekatan mereka tak terbatas pada urusan politik, tetapi berlanjut hingga di luar kantor. Yermias tak kuasa menahan air mata saat mengenang almarhum.

"Sudah seperti kakak sendiri. Setiap hari kami bersama, selalu diingatkan makan, jaga kesehatan. Kalau turun lapangan, pasti dia ajak, 'Adik, mari ikut kaka'," tutur Yermias.

Menurutnya, Frangklin adalah politisi telaten yang total dalam bekerja, konsisten memperjuangkan masyarakat, dan bekerja tanpa pamrih. Loyalitasnya kepada partai dan pimpinan juga tak diragukan. "Figur baik seperti beliau memang bisa dihitung. Beliau menjadi contoh dan panutan," ujarnya. 

Jenazah untuk sementara disemayamkan di Ondoafi, Kampung Yoka. Tapi rencana pemakaman akan dilangsungkan di Kampung halamanya di Kampung Puay, Kabupaten Jayapura. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
frangklin wahey DPR Papua Ceposonline.com