Lima Anggota OPM Wilayah Perbatasan RI-PNG Kembali ke Pangkuan NKRI

Karolus Daot • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 13:14 WIB
LK, mantan OPM mewakili anggota keluarganya menyerahkan 3 pucuk senjata api kepada TNI di Kodam XVII/Cenderawasih, Minggu (27/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)
LK, mantan OPM mewakili anggota keluarganya menyerahkan 3 pucuk senjata api kepada TNI di Kodam XVII/Cenderawasih, Minggu (27/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih berhasil membawa lima anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. 

 

Kabar ini disampaikan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang, dalam konferensi pers di Kodam XVII/Cenderawasih, Minggu (27/9/2026).

 

Pangdam menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam membangun tanah Papua yang damai melalui pendekatan teritorial yang humanis dan berkelanjutan.

 

Menurut Pangdam, kisah damai ini bermula pada 2019 saat mantan OPM, LK memilih kembali ke pangkuan NKRI. Menyadari bahwa perdamaian harus berjalan seiring dengan kesejahteraan hidup, Kodam XVII/Cenderawasih terus mendampingi LK secara berkelanjutan, salah satunya dengan memberikan sarana usaha kandang babi agar keluarga LK dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera.

 

"Puncaknya terjadi pada Jumat, (25/9/2026) ketika lima anggota keluarga Lazarus Karoba akhirnya kembali dengan selamat ke pangkuan NKRI. Mereka diterima langsung oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi, Brigadir Jenderal TNI Robby Suryadi," jelas Pangdam.

 

Dalam penyerahan diri tersebut, kelima orang itu turut menyerahkan tiga pucuk senjata api terdiri dari satu pucuk senjata jenis FN, satu pucuk revolver, dan satu pucuk senjata rakitan beserta amunisi dan magazen, sebagai bentuk kesadaran penuh untuk merajut masa depan yang damai.

 

 

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja mendampingi proses ini, serta kepada keluarga LK atas pilihan jalan damai yang diambil.

 

Febriel berharap LK beserta keluarga yang baru kembali dapat Ia menyatakan mendambakan lahirnya kisah sukses serupa, di mana warga yang masih bergabung dengan kelompok bersenjata dapat kembali berkebun, beternak, membuka usaha, serta hidup berdampingan dengan masyarakat tanpa rasa cemas. "Yakinlah negara hadir untuk rakyatnya," pungkas Febriel jembatan damai untuk mengajak saudara-saudara mereka yang masih berada di hutan. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Kodam XVII Cenderawasih opm