AHY Soroti Situasi Keamanan Papua, Ada Pesan untuk Para Kepala Daerah

Elfira Halifa • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 06:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, didampingi sejumlah kepala daerah saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua, Jumat (18/9/2026).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, didampingi sejumlah kepala daerah saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua, Jumat (18/9/2026).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pemerintah pusat menilai persoalan keamanan di Papua tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan keamanan.

 

Pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dinilai perlu berjalan bersamaan agar dampak instabilitas di sejumlah wilayah dapat ditekan.

 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan persoalan keamanan menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Papua bersama kepala daerah se-Tanah Papua di Kantor Gubernur Papua, Jumat (18/9/2026).

 

AHY mengatakan, pemerintah ingin memastikan kondisi Papua semakin aman dan damai, termasuk dari berbagai bentuk kejahatan dan kriminalitas.

 

“Tadi isu keamanan juga diangkat secara umum. Tentu kita ingin Papua yang semakin damai, aman dari segala bentuk kejahatan dan dari segala bentuk kriminalitas,” kata AHY kepada wartawan.

 

Ia mengakui sejumlah insiden keamanan masih terjadi, terutama di wilayah pegunungan. 

 

Kondisi tersebut, menurut AHY, perlu segera dipulihkan dengan menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman.

 

“Prinsipnya kita harus memulihkan kondisi itu, menjaga keamanan dan ketertiban. Mengapa itu penting? Karena rasa aman dan nyaman mendasar sekali bagi setiap masyarakat,” ujarnya.

 

AHY juga menyampaikan empati kepada para gubernur dan bupati yang harus berhadapan langsung dengan persoalan keamanan di wilayah masing-masing.

 

“Kami turut berempati. Pasti tidak mudah bagi gubernur, bupati yang setiap hari berjibaku dengan urusan keamanan,” katanya.

 

Namun, AHY menegaskan persoalan tersebut tidak cukup dijawab dengan pendekatan keamanan.

 

Menurutnya, pembangunan ekonomi menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak instabilitas yang terjadi di berbagai wilayah.

 

“Saya juga mengakui bahwa pendekatan keamanan jauh dari cukup. Pendekatan pembangunan ekonomi yang justru sangat dibutuhkan untuk mengurangi dampak instabilitas yang terjadi di berbagai wilayah,” tegasnya.

 

AHY juga menyoroti aspek keamanan bagi pekerja yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Papua.

 

Pembangunan jalan, jembatan, rumah maupun fasilitas publik lainnya membutuhkan kepastian keamanan agar pekerjaan dapat berlangsung tanpa gangguan.

 

Karena itu, ia meminta koordinasi dan sinergi antarkementerian dan lembaga, termasuk TNI-Polri, diperkuat untuk memberikan jaminan keamanan bagi para pekerja.

 

“Karena itu semua koordinasi dan sinergi antarkementerian lembaga, termasuk TNI-Polri yang bertugas menjaga keamanan, bagaimana ini bisa memberikan jaminan termasuk bagi para pekerja yang akan membangun infrastruktur termasuk jalan. Harus ada jaminan yang baik,” jelasnya.

 

Menurut AHY, para kepala daerah dalam rapat tersebut juga menyatakan kesiapan untuk memastikan keamanan di wilayah masing-masing. Jaminan tersebut diperlukan agar para pekerja dapat menjalankan tugas pembangunan tanpa rasa khawatir berlebihan.

 

AHY melihat pembangunan, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan dan keamanan memiliki keterkaitan. Pembangunan yang berjalan dapat mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kalau pembangunannya lancar, ekonominya semakin baik dan masyarakat semakin sejahtera, mudah-mudahan isu keamanan juga bisa diredam,” tutup AHY. (*)

Editor : Elfira Halifa
papua keamanan