Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

IDI Lantik Pengurus PDS PatKLIn Cabang Papua, Tekankan Soliditas dan Kolaborasi

Jimianus Karlodi • Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:37 WIB
Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia saat melantik sejumlah pengurus baru, Jumat (5/6)
Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia saat melantik sejumlah pengurus baru, Jumat (5/6)

 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua, dr. Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey, Sp.U, secara resmi melantik jajaran Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) Cabang Papua Masa Bakti 2025-2028. Prosesi pelantikan khidmat ini berlangsung di Hotel Mercure, Jayapura, Papua, pada Jumat (5/6).

​Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Nomor: 0360/PB/A.4/01/2026 tanggal 26 Januari 2026 tentang Pengesahan Susunan Personalia Pengurus PDS PatKLIn Cabang Papua Masa Bakti 2025-2028.

​Adapun susunan pengurus inti PDS PatKLIn Cabang Papua yang resmi dilantik untuk menakhodai organisasi selama tiga tahun ke depan adalah: ​Ketua: dr. Glent Michael Nurtanio, M.Kes, SpPK , Wakil Ketua: dr. Fatma, SpPK, ​Sekretaris: dr. Margaretha Indriani Kosim, SpPK, ​Bendahara: dr. Dewi Kartika Tungadi, SpPK.

​Dalam keterangannya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/6/2026), Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor, menyampaikan komitmen kuatnya untuk terus membangun sinergi yang solid dengan seluruh organisasi profesi kedokteran di tanah Papua.

​Menurut dr. Nick, kemajuan mutu pelayanan kesehatan di era modern ini tidak bisa dicapai jika berjalan sendiri-sendiri secara parsial (terpisah). Sebaliknya, fondasi kesehatan yang kuat harus dibangun lewat kolaborasi yang erat dan harmonis.

​"Kemajuan pelayanan kesehatan dibangun melalui kolaborasi yang erat antarprofesi, antarinstansi, dan antara organisasi profesi dengan pemerintah daerah," ujar dr. Nick.

​Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar kepengurusan baru ini bisa langsung bergerak aktif mengawal isu-isu kesehatan spesifik yang ada di bumi cenderawasih.

​"Saya percaya bahwa PDS PatKLIn Cabang Papua dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat sistem rujukan laboratorium, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta mengembangkan penelitian yang relevan dengan permasalahan kesehatan masyarakat Papua," pungkasnya.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (9/6), dr. Glent selaku ketua terpilih PDS PatKLIn menyampaikan bahwa pentingnya soliditas internal dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di Tanah Papua kedepan. Hal ini akan menjadi fokus dirinya dalam kurang lebih tiga tahun kedepan.

“Tantangan pelayanan kesehatan di tanah Papua, khususnya di bidang patologi klinik dan laboratorium medik, menuntut kita untuk bergerak cepat, tepat dan akurat, maka kunci utama keberhasilan kita ke depan adalah soliditas dan kebersamaan," ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota PDS PatKLIn Cabang Papua untuk mempererat tali persaudaraan, menyamakan visi, dan menjaga integritas profesi. Serta bangun internal organisasi yang solid, adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran dan mengedepankan profesionalitas demi keselamatan pasien di atas segalanya.

Menurutnya sebuah organisasi tidak akan berjalan jauh jika melangkah sendiri-sendiri.
Untuk itu, Ia menegaskan bahwa perlunya sinergi dan kolaborasi inklusif dengan berbagai pihak seperti dinas kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, pimpinan rumah sakit, organisasi profesi lain, Palang Merah Indonesia dan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia.

"Ada yang menyebutkan “if you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together.” Artinya (Jika kamu ingin berjalan cepat, jalanlah sendiri. Jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama-sama), jelasnya.

dr. Glent juga mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan, melangkah bersama dengan semangat. “Satu Hati, Satu Tujuan” untuk membawa pelayanan Patologi Klinik lebih maju di Tanah Papua. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Ceposonline.com #IDI Papua