CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Manajemen Markas Pusat TPNPB-OPM mengeklaim telah membakar satu unit bangunan SMPN Koasrama di Distrik Dekai, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (20/5/2026) sekira pukul 22:00 WIT.
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan aksi pembakaran dilakukan saat operasi kelompok tersebut berlangsung di wilayah Yahukimo.
Dalam pernyataannya, TPNPB kembali menegaskan penolakan terhadap pembangunan infrastruktur pemerintah di Papua, termasuk sekolah, jalan, rumah, jembatan maupun fasilitas umum lainnya.
Kelompok tersebut juga mengancam akan melakukan pembakaran terhadap bangunan pemerintah yang dibangun di wilayah Papua.
"Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami siap membakar seluruh hasil pembangunan," ujar Sebby Sambom dalam keteranganya, Kamis (21/5/2026)
Ia pun menyebut tindakan itu disebut sesuai perintah Komandan Operasi Umum TPNPB, Lekagak Telenggen.
Selain itu, TPNPB juga meminta pemerintah pusat menghentikan pengiriman aparat keamanan ke wilayah konflik bersenjata di Papua.
Kelompok tersebut turut mengeluarkan ancaman terhadap pihak-pihak yang disebut terlibat dalam aktivitas intelijen maupun warga yang berada di wilayah operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo.
TPNPB dalam pernyataannya kembali menegaskan penolakan terhadap seluruh kebijakan pemerintah Indonesia di Papua dan menyebut keberadaan Indonesia di Papua sebagai bentuk kolonialisme.
"Kami minta agar warga non-OAP segera meninggalkan wilayah konflik bersenjata di Papua," tegas Sebby
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan maupun Pemerintah Kabupaten Yahukimo terkait insiden pembakaran gedung sekolah tersebut. (*)
Editor : Elfira Halifa