Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Para Wakil Saireri Diwanti Untuk Kawal Provinsi Papua Utara

Abdel Gamel Naser • 2026-02-02 13:19:59
Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat dari Saireri saat memberikan pernyataan terkait aspirasi pemekaran lahirnya Provinsi Papua Utara di Abepura, Sabtu (31/1/2026). (Gamel-Cepos)
Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat dari Saireri saat memberikan pernyataan terkait aspirasi pemekaran lahirnya Provinsi Papua Utara di Abepura, Sabtu (31/1/2026). (Gamel-Cepos)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Isu pemekaran lahirnya Provinsi Papua Utara kembali menghangat. Setelah sebelumnya Gubernur, Matius Fakhiri menyampaikan bahwa sebaiknya pemekaran Papua Utara tidak dilakukan saat ini berhubung kondisi keuangan yang belum stabil. Namun pendapat lain justru bermunculan dimana sejumlah tokoh pemuda dan tokoh masyarakat asal Saireri.

Semangat yang diusung nampaknya tak bisa lagi dibendung. Papua Utara harus jadi. Bahkan beberapa tokoh dari Saireri mengatakan mereka siap menyambut lahirnya provinsi baru dengan semangat otonomi yang lebih terbuka.

Benyamin Wayangkau, Tokoh Pemuda Adat Wilayah Saireri mengatakan ketika Gubernur Lukas Enembe dan Ketua DPR Yunus Wonda kala itu menolak keras adanya pemekaran tapi akhirnya pemerintah tetap memekarkan lima provinsi. "Jadi kaum intelektual, hadir disini tidak menjual kecap, semua telah diperhitungkan secara sistematis, termasuk soal keuangan. Kami punya orang Saireri ada duduk di Senayan, baik yang DPD RI, maupun DPR RI dari Nasdem, Gerindra, PDIP dan partai lain juga jadi bukan Partai Golkar satu - satunya. Tugas mereka adalah mengkomunikasikan dengan presiden dan wakil presiden serta menteri keuangan. Tugas mereka adalah mendorong aspirasi ini," tegasnya.

"Mencermati pernyataan Ketua DPD Golkar Papua, kami telah menyakatan sikap untuk tetap memperjuangkan aspirasi ini. Dan kami pikir partai ini bukan hanya Golkar, masih ada Nasdem, PDIP dan partai lainnya yang siap berjalan bersama," singgungnya. Mereka juga memberi catatan bagi setiap partai politik dan anggota DPRP wajib hukumnya memperjuangkan pemekaran wilayah Saireri.

"Ini akan menjadi evaluasi bagi masyarakat Saireri di empat kabupaten yang memiliki hak suara dalam Pemilu 2029. Masyarakat tolong catat dan ingat siapa yang mau berjuang dan yang tidak," wantinya.

Ditambahkan mantan Wakil Ketua MRP, Hofni Simbiak bahwa kebutuhan anggaran untuk pemekaran Papua Utara akan ditanggung bersama dengan pusat, jadi tak perlu panik. "Pemekaran ini negara telah menyediakan dan kami siap untuk memukul tifa menyambut. Dan bila dikaitkan soal anggaran menurutnya hal tersebut adalah konsekwensi, negara harus menyediakan," singkatnya.

"Kami dari Saireri sudah siap memukul tifa menyambut Papua Utara," beber Hofni. Dan kekhawatiran bahwa anggaran akan dipotong menurutnya itu merupakan hal biasa. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#matius fakhiri #papua #Papua Utara