Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kepala Distrik Kamuu Yakini Program Pendidikan Gratis Pemprov Merupakan Investasi Menciptakan Generasi Emas Papua

Theresia F. Tekege • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:19 WIB
Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, S.S saat diwawancarai di SMP YPPK Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Selasa, (14/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, S.S saat diwawancarai di SMP YPPK Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Selasa, (14/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Program pendidikan gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus membawa harapan bagi masyarakat. Di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan mampu meringankan beban biaya pendidikan orang tua, tetapi juga dipandang sebagai langkah nyata dalam menyiapkan generasi emas Papua yang lebih berkualitas.

Keyakinan itu disampaikan Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, saat ditemui di SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani, Selasa (14/7/2026). 

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak Papua karena dari sanalah masa depan daerah dibangun.

Di wilayah Distrik Kamuu sendiri, program pendidikan gratis telah dinikmati oleh empat sekolah, yakni SMA Negeri 2 Dogiyai, SMK Agrobisnis Dogiyai, SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani, dan SMP Negeri 1 Kamuu. Kehadiran program tersebut, kata Markus, menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap dunia pendidikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah membantu sekolah-sekolah di wilayah pelayanan kami. Ada empat sekolah yang menerima manfaat program pendidikan gratis. Ini merupakan bukti nyata bagaimana pemerintah memajukan pendidikan di Papua Tengah sekaligus meringankan beban orang tua," ujarnya.

Bagi Markus, manfaat program ini tidak hanya dirasakan hari ini. Ia meyakini setiap anak yang memperoleh kesempatan bersekolah tanpa terbebani biaya akan menjadi bagian dari generasi yang kelak membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat di delapan kampung di Distrik Kamuu untuk mendukung dan menjaga keberlangsungan program tersebut.

 "Saya mengajak seluruh masyarakat di delapan kampung di Distrik Kamuu untuk mendukung program ini. Pendidikan adalah investasi sumber daya manusia. Melalui pendidikan kita akan berubah, maju, berkembang, dan mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik," katanya.

Menurut Markus, pembangunan Papua tidak hanya diukur dari berdirinya gedung atau infrastruktur, tetapi juga dari lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, terampil, dan berkarakter. Untuk itu, akses pendidikan harus terus diperluas agar setiap anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus melanjutkan bahkan meningkatkan program pendidikan gratis. Tidak hanya bagi jenjang SMP, SMA, dan SMK, tetapi juga hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD).

"Harapan kami, program ini terus ditingkatkan. Kalau boleh, pemerintah juga membantu satuan pendidikan tingkat PAUD, TK, dan SD. Dengan begitu, kita bisa menyiapkan generasi emas Papua sejak usia dini. Saya yakin, melalui pendidikan, Papua akan semakin maju dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas untuk membangun daerahnya sendiri," pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Nabire Papua Tengah Ceposonline.com