Lepas Kontingen STG, Pemprov Papua Tengah Tekankan Sportivitas dan Kerukunan

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:14 WIB
Acara pelepasan kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) untuk mengikuti ajang tingkat nasional XII Tahun 2026 di Provinsi Jambi. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Acara pelepasan kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) untuk mengikuti ajang tingkat nasional XII Tahun 2026 di Provinsi Jambi. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) untuk mengikuti ajang tingkat nasional XII Tahun 2026 di Provinsi Jambi.

 

 Kontingen tersebut diharapkan mampu meraih prestasi sekaligus membawa nama baik Papua Tengah dengan menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama.

 

Pelepasan kontingen berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Selasa (27/10/2026), yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sietda Papua Tengah, Victor Fun, atas nama Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

 

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Victor menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Provinsi Papua Tengah, para pembina, pelatih, ofisial, peserta, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen untuk mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.

 

Ia menegaskan bahwa para peserta yang berangkat ke Jambi membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah sekaligus memperkenalkan keberagaman Papua Tengah kepada masyarakat Indonesia.

 

“Bapak Ibu adalah duta Provinsi Papua Tengah. Kehadiran Bapak Ibu di Provinsi Jambi bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik daerah serta harapan masyarakat Papua Tengah,” demikian pesan Gubernur dalam sambutannya.

 

Victor menyampaikan bahwa Swayamvara Tripitaka Gatha bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperdalam pemahaman terhadap ajaran Buddha, menumbuhkan kecintaan terhadap Dhamma, serta membentuk karakter generasi muda yang berbudi pekerti luhur.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Nilai-nilai ajaran Buddha, seperti cinta kasih (metta), kasih sayang (karuna), simpati atas kebahagiaan orang lain (mudita), dan keseimbangan batin (upekkha), diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Papua Tengah yang mengedepankan persatuan, toleransi, kedamaian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Kepada seluruh anggota kontingen, Victor berpesan agar mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, mematuhi arahan pembina dan ofisial, serta menunjukkan sikap disiplin, rendah hati, jujur, dan bertanggung jawab selama mengikuti kegiatan di Provinsi Jambi.

 

“Berangkatlah dengan penuh semangat, bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportivitas, dan kembalilah dengan membawa pengalaman, kebanggaan, serta prestasi terbaik bagi Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Papua Tengah NABIRE