Kejar Target Desember, Wagub Papua Tengah Minta Penyedia Penuhi Material dan Selesaikan Pembangunan

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:20 WIB
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley saat meninjau RUSUN ASN di lokasi pembangunan puspem di Karadiri Nabire, Senin, (21/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley saat meninjau RUSUN ASN di lokasi pembangunan puspem di Karadiri Nabire, Senin, (21/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meminta penyedia pekerjaan pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah segera memenuhi kebutuhan material dan mempercepat proses pengerjaan agar seluruh pembangunan dapat diselesaikan sesuai kontrak pada 31 Desember 2026. Hal tersebut disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi pembangunan tiga tower rusun ASN di lokasi pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah, Karadiri, Nabire, Senin (21/9/2026).

Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah saat kunjungan sebelumnya untuk memastikan penambahan tenaga kerja dan percepatan pembangunan sejumlah fasilitas pemerintahan serta rumah susun ASN.

Deinas mengatakan, penambahan tenaga kerja untuk pembangunan tiga tower rumah susun ASN telah dilakukan. Jumlah pekerja yang sebelumnya hanya 65 orang kini bertambah menjadi 210 orang.

“Waktu itu kami sampaikan bahwa tukang yang 65 orang harus ada penambahan. Sekarang penambahan itu sudah menjadi 210 orang untuk membangun tiga tower,” ujar Deinas.

Menurutnya, penambahan tenaga kerja perlu diimbangi dengan ketersediaan material bangunan agar proses pengerjaan tidak mengalami keterlambatan. Ia menilai, kesiapan tenaga kerja harus didukung dengan pemenuhan seluruh kebutuhan material oleh pihak penyedia.

“Tukang dan tenaga sudah siap, tetapi barangnya kurang. Kalau barang-barang kurang, berarti pekerjaannya lambat,” tegasnya.

Karena itu, Deinas meminta penyedia pekerjaan mengupayakan ketersediaan material secara lengkap sehingga pembangunan dapat berjalan maksimal dan diselesaikan sesuai kontrak yang telah ditetapkan.

“Tadi saya sudah tekankan bahwa penyedia harus mengusahakan supaya semua barang tersedia secara lengkap. Pembangunan ini harus selesai tahun ini sesuai kontrak yang ada,” katanya.

Deinas menjelaskan, pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah mencakup sejumlah fasilitas, di antaranya Kantor Gubernur, Kantor DPRP, Kantor MRP, serta rumah susun ASN. Seluruh pembangunan tersebut harus mendapat perhatian agar dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Ia menyebutkan, sidak pada Senin tersebut difokuskan pada pembangunan tiga tower rumah susun ASN. Sementara itu, pengecekan pembangunan Kantor Gubernur, Kantor DPRP, dan Kantor MRP akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

“Kemudian besok kami datang khusus untuk Kantor DPR, Kantor Gubernur, dan Kantor MRP. Itu tiga gedung yang akan kami cek lagi,” jelasnya.

Deinas menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan sidak secara berkala untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan untuk menakut-nakuti para pekerja, melainkan memberikan motivasi dan dorongan agar pembangunan dapat dituntaskan.

“Tujuan kami datang ke sini bukan untuk menakut-nakuti mereka, tetapi memotivasi dan mendorong para pekerja supaya pekerjaan ini harus selesai sesuai dengan kontrak,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga para pekerja, khususnya yang beragama Kristen, dapat kembali ke daerah asal dan merayakan Natal bersama keluarga.

“Pekerjaan harus dituntaskan supaya pada Desember, bagi yang beragama Kristen, mereka bisa pulang dan merayakan Natal bersama keluarga,” pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Papua Tengah Ceposonline.com Pembangunan