Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pekan Ini Penanganan Korban dan Pengungsi Dilakukan

Theresia F. Tekege • Selasa, 21 April 2026 | 13:39 WIB
Pj. Sekda Papua Tengah saat memberikan keterangan kepada Pers di Kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Pj. Sekda Papua Tengah saat memberikan keterangan kepada Pers di Kantor Gubernur Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM,NABIRE- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, menyatakan pihaknya akan turun langsung ke Distrik Sinak dan Kota Mulia untuk memastikan penanganan korban dan pengungsi berjalan optimal.

 

“Kami baru selesai rapat menindaklanjuti arahan gubernur terkait kejadian di Puncak. Kemungkinan besar hari Kamis kami akan bergerak ke Sinak dan Mulia,” ujar Silwanus kepada media usai rapat bersama tim dari provinsi di kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa, (21/4/2026).

 

Ia menjelaskan, pergerakan masyarakat terpantau menuju ke Sinak, Kabupaten Puncak dan Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, sehingga pemerintah memprioritaskan penanganan korban sekaligus memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi.

 

“Sesuai data yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak, memang ada lima korban. Dari lima korban tersebut, tiga berada di Rumah Sakit Mulia, satu di Rumah Sakit Nabire, dan satu di Rumah Sakit Dian Harapan di Jayapura,” jelasnya.

 

Silwanus mengungkapkan, salah satu korban di Nabire, seorang anak berusia 7 tahun, telah menjalani operasi dan kondisinya mulai membaik.

 

“Puji Tuhan, khusus untuk di Rumah Sakit Nabire, sudah selesai dilakukan tindakan operasi. Hari ini pasti sudah keluar dari ICU dan menjalani perawatan lanjutan. Diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima hari hingga pulih dan bisa dipulangkan,” ujarnya.

 

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga telah menurunkan tim untuk memastikan korban mendapatkan layanan lanjutan setelah keluar dari rumah sakit, termasuk pendampingan khusus.

 

“Kami sudah membentuk tim. Dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan turun tangan untuk kasus di Nabire,” katanya.

 

Sementara itu, tiga korban di Rumah Sakit Mulia masih dalam penanganan tim medis. Untuk satu korban lainnya di Jayapura, saat ini tengah menjalani tindakan operasi.

 

“Korban di Jayapura adalah seorang ibu berusia 27 tahun dengan luka di bagian dagu. Kasus ini cukup khusus karena yang bersangkutan sedang hamil sekitar 6 sampai 7 bulan. Kami pastikan operasi berjalan baik, dan kemungkinan besar proses persalinannya juga akan difasilitasi di Jayapura,” ungkapnya.

 

Selain penanganan medis, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi masyarakat terdampak, termasuk kebutuhan bahan makanan dan logistik lainnya.

 

“Tim kami juga akan bergerak dengan membawa kebutuhan masyarakat seperti bahan makanan dan kebutuhan lainnya, untuk memastikan masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik,” tutup Silwanus. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#Papua Tengah #Ceposonline.com