Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ini Strategi Coach Aldo Pulangkan Smanda di Menit Akhir

Yohanes Palen • 2026-02-04 14:55:23
Pemain SMANSA Sentani (Kostum putih) saat bertanding melawan SMANDA Jayapura di ajang Honda DBL with Kopi Good Day Papua 2026, Rabu (4/1/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Pemain SMANSA Sentani (Kostum putih) saat bertanding melawan SMANDA Jayapura di ajang Honda DBL with Kopi Good Day Papua 2026, Rabu (4/1/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Laga lanjutan DBL Honda Series 2026 menghadirkan duel sengit antara SMAN 1 Sentani dan SMAN 2 (Smanda) Jayapura di GOR Waringin, Kota Jayapura, Rabu (4/2/2026). 

 

Pertandingan berlangsung ketat sejak tip-off hingga detik-detik terakhir, bahkan sempat diwarnai drama menit ekstra.

 

Pada quarter pertama, SMAN 1 Sentani tampil lebih efektif dan berhasil unggul tipis 6–5 atas Smanda. Memasuki awal quarter kedua, Smanda mulai meningkatkan tekanan dan sempat mengejar ketertinggalan. Namun, tim asal Kemanbay Umbay itu mampu kembali mengendalikan permainan hingga menutup paruh pertama dengan keunggulan 15–9.

 

Dominasi SMAN 1 Sentani berlanjut di quarter ketiga. Meski tempo permainan menurun, mereka tetap menjaga keunggulan dengan skor 18–13. Namun, situasi berubah drastis di quarter keempat. Smanda yang berstatus runner-up DBL Series 2025 tampil ngotot dan terus menekan. 

 

Kedua tim saling kejar poin hingga pertandingan berlangsung menegangkan.

 

 

Drama pun terjadi di menit-menit akhir. Skor sempat imbang dan laga harus melalui extra time, yang diwarnai tiga kali time out krusial. Di momen inilah mental dan strategi menjadi penentu. 

 

SMAN 1 Sentani akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 23–21, sekaligus memastikan langkah Smanda terhenti di DBL Series 2026.

 

Pelatih SMAN 1 Sentani, Aldo, mengakui bahwa anak asuhnya sempat panik saat Smanda berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir.

 

“Di extra time saya hanya sampaikan ke pemain bahwa kita sudah latihan lama, persiapan kita sangat matang, dan kita pasti bisa menang,” ujar Aldo usai laga.

 

Aldo juga mengungkapkan timnya hampir kewalahan menghadapi tekanan Smanda. Namun, semangat juang para pemain dan kepercayaan diri yang dibangun sejak latihan menjadi kunci kemenangan.

 

Menatap laga berikutnya menghadapi SMA Katada, Aldo justru semakin optimistis. Menurutnya, kedua tim sudah sering bertemu di berbagai pertandingan sehingga sudah saling memahami karakter dan pola permainan masing-masing.

 

“Kalau dengan SMA Katada kami sudah cukup saling kenal. Berbeda dengan SMAN 2, kami belum pernah bertemu mereka sebelumnya,” jelasnya.

 

Untuk evaluasi tim, Aldo menegaskan fokus utama ada pada peningkatan teknik dan menjaga semangat bertanding.

 

“Evaluasi kami lebih ke teknik dan meningkatkan semangat pemain agar tidak cepat panij,” tutup Aldo.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#papua #honda dbl with kopi good day #Ceposonline.com