Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Papua Selatan Percepat Rujukan Pasien Lewat Kerja Sama dengan Rumah Sakit Nasional

Yulius Sulo • Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03 WIB
dr. Benedicta Herlina Rahangiar. (Sulo/Ceposonline.com) 
dr. Benedicta Herlina Rahangiar. (Sulo/Ceposonline.com) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Pemerintah Provinsi Papua Selatan menindaklanjuti penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah rumah sakit rujukan nasional dan regional melalui penyusunan perjanjian kerja sama yang melibatkan seluruh rumah sakit daerah di Papua Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahangiar, mengatakan, kerja sama tersebut akan melibatkan RSUD Merauke, RSUD Mappi, RSUD Asmat, dan RSUD Boven Digoel sebagai rumah sakit yang nantinya terhubung dengan rumah sakit-rumah sakit pengampu di tingkat nasional.

"Setelah penandatanganan MoU, langkah selanjutnya adalah membuat perjanjian kerja sama dengan rumah sakit yang ada di wilayah Provinsi Papua Selatan, yakni RSUD Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel," ujarnya, kepada media ini di Merauke, Rabu (24/6/2026). 

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Papua Selatan telah melakukan kunjungan ke sejumlah rumah sakit yang telah menjalin kerja sama, di antaranya Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (PJNHK), Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan Rumah Sakit Persahabatan di Jakarta.

Selain bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui transfer pengetahuan (transfer knowledge), kerja sama tersebut juga diharapkan mempercepat pelayanan rujukan bagi pasien dari Papua Selatan yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Menurutnya, selama ini pasien rujukan ke rumah sakit nasional sering menghadapi waktu tunggu yang cukup lama, terutama untuk pemeriksaan penunjang seperti MRI. Dengan adanya kerja sama tersebut, pasien asal Papua Selatan akan memperoleh prioritas pelayanan.

"Kami mendapat respons yang sangat baik. Pasien-pasien yang dirujuk dari Papua Selatan nantinya akan mendapatkan prioritas dalam waktu tunggu. Misalnya untuk pemeriksaan MRI, jadwalnya akan diatur terlebih dahulu sebelum pasien berangkat," jelasnya.

Ia menambahkan, sebelum pasien diberangkatkan ke Jakarta, pihak rumah sakit di Papua Selatan akan berkoordinasi dengan person in charge (PIC) yang telah ditunjuk di masing-masing rumah sakit tujuan.

Dengan demikian, pasien dapat langsung memperoleh jadwal pelayanan tanpa harus menunggu terlalu lama setelah tiba.

"Sudah akan ada PIC yang menjadi penghubung ketika ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit tersebut, sehingga pasien tidak menunggu dalam waktu yang lama. Itu menjadi salah satu prioritas kerja sama ini," katanya.

Selain mempercepat sistem rujukan, kerja sama tersebut juga mencakup pendampingan pelayanan medis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penguatan kapasitas rumah sakit daerah di Papua Selatan melalui pembinaan dari rumah sakit pengampu nasional.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap kerja sama ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis spesialistik di rumah sakit rujukan nasional. (*)

Editor : Elfira Halifa
#MOU #PAPUA SELATAN