Tuntas Jalankan Tugas HUT RI, Paskibraka Papua Dapat Rp5 Juta dan Laptop

Elfira Halifa • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:07 WIB
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menyerahkan uang pembinaan kepada anggota Paskibraka Papua pada penutupan pemusatan pendidikan dan latihan Paskibraka tingkat Provinsi Papua, Rabu (19/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV).
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menyerahkan uang pembinaan kepada anggota Paskibraka Papua pada penutupan pemusatan pendidikan dan latihan Paskibraka tingkat Provinsi Papua, Rabu (19/8/2026).(CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menutup rangkaian pemusatan pendidikan dan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Papua Tahun 2026 di Kota Jayapura, Rabu (19/8/2026).

Penutupan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Papua untuk memberikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah menjalani proses pendidikan dan latihan hingga sukses menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Fakhiri menilai para anggota Paskibraka telah menunjukkan ketangguhan selama mengikuti pemusatan latihan. Mereka tetap mampu menjalankan tugas meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk gangguan kesehatan yang dialami sebagian peserta.

“Saya lihat dari kemarin, mulai dari pengukuhan tanggal 16, upacara, dan saya mendapat laporan dari masa latihan sampai dengan tidur di hotel mendapat gangguan, tapi kalian adalah putra-putri tangguh,” ujar Fakhiri.

Menurutnya, ketangguhan tersebut patut diapresiasi karena menjadi gambaran karakter generasi muda Papua yang mampu menghadapi tekanan dan tanggung jawab.

“Kalian patut mendapat acungan jempol. Kalau semua generasi Papua seperti begini, tentunya kami akan menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh untuk membangun Papua,” katanya.

Fakhiri menegaskan, pemusatan pendidikan dan latihan Paskibraka tidak sekadar mempersiapkan pasukan untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara kenegaraan.

Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman disiplin, loyalitas, kepemimpinan, kerja sama, wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila serta semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalian adalah teladan bagi generasi muda Papua. Jadikan pengalaman selama mengikuti pendidikan dan latihan ini sebagai bekal hidup,” tegasnya.

Ia meminta para anggota Paskibraka tetap menjaga integritas dan persaudaraan serta menjadi bagian dari generasi muda yang ikut merawat kedamaian di Papua.

“Tugas kalian boleh berakhir hari ini, tetapi pengabdian kalian kepada Papua dan Indonesia tidak akan pernah berakhir,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, penutupan pendidikan dan latihan Paskibraka tingkat Provinsi Papua juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pendidikan dari Gubernur Papua.

Setiap anggota Paskibraka menerima bantuan dana pendidikan sebesar Rp5 juta dan satu unit laptop.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan pendidikan para peserta sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi setelah menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka.

Fakhiri menegaskan pembinaan generasi muda merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan visi Papua Cerah, yakni membangun Papua yang cerdas, sejahtera dan harmoni.

Ia berharap para anggota Paskibraka tidak berhenti pada pencapaian sebagai pengibar bendera, tetapi terus mengembangkan potensi diri dan mengambil peran dalam pembangunan Papua serta Indonesia. (*)

Editor : Elfira Halifa
papua Ceposonline.com hut ri