Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Hoaks! Pemprov Papua Tegaskan Tak Ada Libur Khusus untuk Nonton Final Piala Dunia 2026

Elfira Halifa • Minggu, 19 Juli 2026 | 09:38 WIB
Ilustrasi. (ISTIMEWA)
Ilustrasi. (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua memastikan informasi yang beredar mengenai penetapan hari libur khusus pada Senin (20/7/2026) dalam rangka menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina adalah hoaks.

Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menyusul beredarnya surat edaran yang mengatasnamakan Gubernur Papua dan menyebut adanya kebijakan libur khusus bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).

Jeri menegaskan, Gubernur Papua tidak pernah menerbitkan surat edaran sebagaimana yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

"Surat edaran tersebut tidak benar. Bapak Gubernur Papua tidak pernah mengeluarkan edaran tentang penetapan hari libur khusus untuk menonton final Piala Dunia 2026. Informasi yang beredar itu adalah hoaks," tegas Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (19/7/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, setiap informasi yang diterima harus diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi sebelum disebarluaskan.

"Mohon masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. Selalu periksa informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Papua," ujarnya.

Jeri juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi palsu di media sosial.

Ia meminta masyarakat untuk mengedepankan prinsip verifikasi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

"Apabila menerima informasi melalui media apa pun, pastikan terlebih dahulu kebenarannya dengan menghubungi sumber terpercaya, memeriksa kanal resmi pemerintah, atau mengacu pada media massa yang kredibel. Saring dulu sebelum berbagi," katanya.

Sebelumnya, beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Gubernur Papua dan memuat penetapan Hari Libur Khusus Papua, Senin, 20 Juli 2026.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa kebijakan itu diambil sebagai tindak lanjut atas tingginya antusiasme masyarakat Papua menyambut pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Surat itu juga menyatakan bahwa libur khusus diberikan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat menyaksikan pertandingan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.

Bahkan, di bagian akhir surat dicantumkan imbauan agar sektor pelayanan publik yang bersifat vital tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Namun, Pemerintah Provinsi Papua memastikan surat tersebut bukan merupakan dokumen resmi pemerintah dan tidak pernah diterbitkan oleh Gubernur Papua.

Pemprov Papua mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta mengutamakan sumber-sumber resmi agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan publik. (*)

Editor : Elfira Halifa
papua piala dunia 2026