Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Matangkan Persiapan Pelaku GIDI Wilayah Toli, Bupati Tolikara Willem Wandik Ajak Umat Perkuat Kesatuan Dalam Doa

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Bupati Tolikara Willem Wandik meninjau kesiapan lokasi  pelaku GIDI wilayah Toli di Kuari Jumat  (17/7/2026). ( Diskomdigi Tolikara/Ceposonline.com)
Bupati Tolikara Willem Wandik meninjau kesiapan lokasi  pelaku GIDI wilayah Toli di Kuari Jumat  (17/7/2026). ( Diskomdigi Tolikara/Ceposonline.com)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama Gereja Injili Di Indonesia atau GIDI Wilayah Toli terus memperkuat sinergi dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Pelaku GIDI Wilayah Toli yang dijadwalkan berlangsung di Aula Klasis Kuari, pertengahan tahun 2026.

Bupati Tolikara Willem Wandik, S. Sos bersama Ketua GIDI Wilayah Toli, Pdt. Yeremias Wandik,S.Th meninjau langsung kesiapan lokasi sekaligus mengingatkan bahwa setiap pelayanan besar membutuhkan persiapan yang matang—namun yang paling utama adalah kesiapan hati dan kekuatan doa.


Persiapan sebuah kegiatan besar tidak hanya berbicara tentang tempat dan perlengkapan.
Di balik setiap pelayanan, ada kerja bersama, ada tanggung jawab, dan ada doa yang menjadi kekuatan.
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan baik, Bupati Tolikara Willem Wandik, didampingi Ketua GIDI Wilayah Toli Pdt. Yeremias Wandik, meninjau langsung Aula Klasis Kuari, Jumat, 17 Juli 2026.

Advertisement

Aula ini direncanakan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Pelaku GIDI Wilayah Toli yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.

Dari hasil peninjauan, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu segera dilengkapi.
Mulai dari kursi dan meja, ketersediaan air bersih, terpal, perlengkapan tidur, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tolikara dan GIDI Wilayah Toli, seluruh kebutuhan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.

Advertisement

Namun, lebih dari sekadar menyiapkan sebuah tempat persiapan ini juga menjadi gambaran tentang pentingnya kebersamaan.
Pemerintah, gereja, para pelayan Tuhan, dan seluruh umat dipanggil untuk mengambil bagian dalam satu tujuan: membangun kehidupan masyarakat yang semakin kuat dalam iman, persaudaraan, dan pelayanan.

Usai meninjau Aula Klasis Kuari, Bupati Willem Wandik bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Bukit Doa Smirna.
Lokasi yang berada tidak jauh dari Kantor Klasis Kuari ini menjadi tempat bagi para pendeta, pelayan Tuhan, dan kader GIDI Klasis Kuari untuk berkumpul dalam doa dan puasa.


Di tempat inilah, Pdt. Lingge Wanimbo bersama para pendeta, pelayan Tuhan, dan kader GIDI Klasis Kuari terus menjaga kehidupan doa.
Mereka datang bukan untuk mencari pujian.
Mereka datang untuk merendahkan diri, berdoa, dan berpuasa.
Sebab bagi umat percaya, doa bukan sekadar kata-kata.
Doa adalah kekuatan.
Doa adalah pengharapan.
Dan doa menjadi jalan untuk menyerahkan seluruh pergumulan, pelayanan, serta masa depan umat ke dalam tangan Tuhan.


Bupati Tolikara Willem Wandik memberikan penghargaan tinggi kepada para pendeta dan seluruh pelayan Tuhan yang dengan setia menjaga kehidupan doa dan puasa di Bukit Doa Smirna.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH.,M.Si mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Bupati Tolikara Bersama dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Bupati Tolikara Bersama dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Bupati Tolikara, Willem Wandik, bersama Anggota DPD RI asal Papua Pegunungan, Senator Arianto Kogoya, mengunjungi Kanggime pada Jumat dan Sa

Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Tolikara, Semangat Merah Putih Satukan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat

Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Tolikara, Semangat Merah Putih Satukan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat

Semangat kemerdekaan berkobar di Kabupaten Tolikara. Suasana Ibu Kota Kabupaten Tolikara, Distrik Karubaga, Sabtu, 15 Agustus 2026, berubah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer