Hery Dosinaen, SIP., MKP. (Gratianus Silas/Cepos)
JAYAPURA- Pasca diambil sumpah dan dilantik oleh Gubernur Papua menjadi Komisaris Utama Bank Papua, Hery Dosinaen, SIP, MKP., yang juga merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Papua ini mengaku dirinya siap menjalankan tugas pengawasan.
Sebab, hal ini bukan hanya sebatas amanat, melainkan pula tugas, fungsi, dan tanggung jawab yang tertuang dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT).
“Tugas kami ialah tugas pengawasan. Kami diberikan kepercayaan yang sesuai dengan tugas dan fungsi kami yang melekat Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT), yakni pengawasan terhadap para direksi dan hal-hal lain yang ada kaitannya dengan perbankan,” ungkapnya Selasa (1/1) lalu.
Bukan hanya itu, terdapat juga tugas lainnya, seperti halnya membuka akses pelayanan Bank Papua hingga ke daerah-daerah di pelosok Papua dan Papua Barat. Memastikan semua masyarakat bisa terlayani di Bank Papua, hingga menjaga eksistensi Bank Papua ke depan.
“Ini kerja keras kami yang telah diambil sumpah dan dilantik sebagai Komisaris Bank Papua. Kami pun butuh dukungan dari semua pihak, di mana kami akan lakukan koordinasi dengan semua pihak terkait, sehingga ini bisa terlaksana,” jelasnya.
Di sisi lain, Sekretaris Papua Barat, Nataniel Mandacan, yang dilantik sebagai Komisaris Non Independen Bank Papua, mengaku bahwa dirinya akan berupaya menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana yang diamanatkan.
“Pada dasarnya, tugas dan tanggung jawab ini harus dilaksanakan. Saya memang bukan orang ekonomi jadi tidak begitu memahami keuangan. Namun, sebaliknya, bicara soal pengawasan, karena yang pernah mengelola uang, sehingga saya mampu melakukannya, dalam hal ini bagaimana melakukan pengawasan uang yang digunakan secara baik dan sasarannya harus dicapai dengan satu harapan hasilnya pun harus ada,” tambah Nataniel Mandacan. (gr/ary)
Editor : Administrator