Motor Sering Overheat? Waspadai 5 Hal Ini

AdminDua • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 08:22 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM - Mesin motor yang menggunakan sistem pendingin radiator bisa mengalami overheat ketika sirkulasi coolant terganggu atau terjadi kebocoran. 


Dilansir dari Radar Bogor.com Minggu (01/11/2016) kondisi yang sering dikeluhkan pemilik motor biasanya indikator suhu mesin sering menyala dan oli menetes hingga mengenai knalpot. 


Kerusakan tersebut menjadi peringatan  agar tidak mengabaikan berkurangnya air radiator dan kenaikan suhu mesin. 

Dalam video yang diunggah kanal YouTube AGM Channel, dijelaskan beberapa masalah sekaligus. Salah satunya adalah kebocoran oli dari bagian karet tutup mesin yang sudah mengeras. 


Oli yang menetes mengenai knalpot panas kemudian menimbulkan asap. Namun, masalah yang lebih serius justru ditemukan pada sistem pendingin mesin.


Coolant Berkurang Bisa Menjadi Tanda Kebocoran


Salah satu penyebab adalah berkurangnya cairan pendingin akibat kebocoran. 

Kondisi ini membuat sirkulasi cairan pendingin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya, panas mesin tidak dapat disalurkan secara optimal menuju radiator untuk didinginkan.


Karena itu, pemilik motor perlu memeriksa radiator, selang, sambungan, serta seal apabila cairan pendingin sering berkurang.


Water Pump Rusak Menghambat Sirkulasi Air Radiator

Water pump memiliki peran penting untuk mengalirkan coolant dari mesin menuju radiator dan kembali lagi. 

Jika komponen ini mengalami kerusakan, sirkulasi cairan pendingin dapat terganggu sehingga suhu mesin meningkat.

Piston Baret Akibat Mesin Terlalu Panas


Dampak overheat tidak hanya membuat indikator suhu menyala. Jika dibiarkan, panas berlebihan dapat merusak komponen internal mesin.


Salah satunya dapat membuat permukaan piston mengalami baret. Kerusakan ini diduga berkaitan dengan kondisi mesin yang pernah mengalami panas berlebih.


Karena itu, pemilik motor sebaiknya tidak terus menggunakan kendaraan ketika indikator suhu menyala. 


Mesin perlu dihentikan dan diperiksa untuk mengetahui penyebab kenaikan temperatur sebelum kerusakan merambat ke komponen lain.


Kotoran pada Radiator Juga Perlu Dibersihkan


Selain kebocoran dan water pump, radiator juga perlu dibersihkan. Endapan kotoran berpotensi menghambat pelepasan panas sehingga proses pendinginan mesin menjadi kurang optimal.

Pembersihan radiator menjadi salah satu langkah perawatan yang perlu dilakukan. 

Jangan Abaikan Indikator Suhu Mesin


Indikator suhu mesin yang menyala sebaiknya tidak dianggap sebagai masalah sepele. 


Periksa volume coolant secara berkala dan pastikan tidak ada kebocoran pada radiator, selang, maupun water pump.

Jika cairan pendingin terus berkurang atau mesin menunjukkan gejala overheat, segera lakukan pemeriksaan di bengkel.(*) 

Editor : AdminDua
Mesin motor Overheat Radiator motor