
CEPOSONLINE.COM - Mesin motor yang menggunakan sistem pendingin radiator bisa mengalami overheat ketika sirkulasi coolant terganggu atau terjadi kebocoran.
Dilansir dari Radar Bogor.com Minggu (01/11/2016) kondisi yang sering dikeluhkan pemilik motor biasanya indikator suhu mesin sering menyala dan oli menetes hingga mengenai knalpot.
Kerusakan tersebut menjadi peringatan agar tidak mengabaikan berkurangnya air radiator dan kenaikan suhu mesin.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube AGM Channel, dijelaskan beberapa masalah sekaligus. Salah satunya adalah kebocoran oli dari bagian karet tutup mesin yang sudah mengeras.
Oli yang menetes mengenai knalpot panas kemudian menimbulkan asap. Namun, masalah yang lebih serius justru ditemukan pada sistem pendingin mesin.
Coolant Berkurang Bisa Menjadi Tanda Kebocoran
Salah satu penyebab adalah berkurangnya cairan pendingin akibat kebocoran.
Kondisi ini membuat sirkulasi cairan pendingin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya, panas mesin tidak dapat disalurkan secara optimal menuju radiator untuk didinginkan.
Karena itu, pemilik motor perlu memeriksa radiator, selang, sambungan, serta seal apabila cairan pendingin sering berkurang.
Water Pump Rusak Menghambat Sirkulasi Air Radiator



