Pelni Jayapura Tutup Layanan Tiket di Loket, Ini Cara Baru Beli Tiket Kapal

Elfira Halifa • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 06:13 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Masyarakat Jayapura yang hendak bepergian menggunakan kapal Pelni kini harus menyesuaikan diri dengan perubahan sistem pembelian tiket.

PT Pelni Cabang Jayapura tidak lagi melayani pembelian tiket kapal penumpang melalui loket di kantor cabang.

Sebagai gantinya, calon penumpang wajib menggunakan kanal penjualan digital resmi yang telah disediakan. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari transformasi digital sekaligus untuk menertibkan pendataan penumpang.

Kepala Cabang PT Pelni Jayapura, Daulat Apul Grevasius Naibaho, mengatakan masyarakat kini dapat membeli tiket tanpa harus datang langsung ke kantor Pelni.

“Penjualan tiket kapal penumpang sudah tidak tersedia di loket cabang. Masyarakat bisa membeli melalui Pelni Mobile maupun channel penjualan seperti mobile banking Livin' Mandiri, BRImo, wondr by BNI, DANA, GoPay dan MyTelkomsel,” kata Daulat, Sabtu (20/9/2026).

Menurutnya, sistem tersebut memberikan kemudahan karena pembelian tiket dapat dilakukan dari mana saja. Masyarakat tidak lagi harus meluangkan waktu dan mengeluarkan biaya untuk datang ke kantor Pelni hanya untuk mendapatkan tiket.

“Tujuannya untuk transformasi ke digitalisasi. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Pelni, tetapi bisa langsung mendapatkan tiket di mana saja. Kalau harus ke kantor Pelni tentu membutuhkan waktu dan biaya,” jelasnya.

Penerapan sistem digital tersebut bukan hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi. Pelni juga ingin menekan keberadaan penumpang tanpa tiket atau penumpang gelap yang masih ditemukan di atas kapal.

Melalui kanal resmi, identitas dan jumlah penumpang dapat tercatat lebih baik. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas kapal.

Daulat menyebut langkah tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran.

“Kami juga mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan karena kapasitas penumpang melebihi kapasitas yang tersedia di kapal,” ujarnya.

Selain keselamatan, pendataan yang lebih tertib diharapkan dapat membantu menciptakan suasana perjalanan yang lebih aman. 

Keberadaan penumpang yang tercatat juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi berbagai gangguan keamanan dan tindak kriminal di atas kapal, termasuk pencopetan. (*)

Editor : AdminDua
TIKET pelni