CPNS 2026 Buka 4.770 Formasi, Lulusan SMA/SMK Bisa Masuk Jalur Ini

Elfira Halifa • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 05:23 WIB
Ilustrasi. (FAJAR)
Ilustrasi. (FAJAR)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Peluang bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk menempuh pendidikan kedinasan sekaligus membuka jalan menuju karier sebagai aparatur sipil negara (ASN) kembali terbuka.

Pemerintah menyiapkan 4.770 formasi sekolah kedinasan pada 2026.

Jumlah tersebut tersebar pada sembilan kementerian dan lembaga. Kuota tahun ini juga lebih besar dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 3.257 formasi.

Penerimaan sekolah kedinasan menjadi salah satu jalur yang banyak diminati karena peserta tidak hanya mendapatkan pendidikan sesuai bidang kedinasan, tetapi juga memiliki peluang untuk melanjutkan karier di instansi pemerintah setelah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan, seleksi sekolah kedinasan bukan semata-mata menjadi pintu masuk untuk menjadi ASN.

“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi pribadi yang kompeten, berintegritas, dan disiplin dalam pengabdian kepada masyarakat,” kata Rini, sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Selasa (18/8/2026).

4.770 Formasi, Ini Rinciannya
Dari total 4.770 formasi yang tersedia, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi instansi dengan kuota terbesar, yakni 1.410 formasi.

Berikutnya, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN membuka 1.000 formasi, sedangkan 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan menyediakan 891 formasi.

Sementara itu, Politeknik Statistika STIS membuka 564 formasi, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan 375 formasi, serta Politeknik Pengayoman Indonesia sebanyak 250 formasi.

Selanjutnya, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) membuka 130 formasi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) sebanyak 100 formasi, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara menyediakan 50 formasi.

Dengan komposisi tersebut, tiga instansi dengan kuota terbesar adalah IPDN, PKN STAN dan sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan.

Pendaftaran Dilakukan Secara Online
Calon peserta nantinya melakukan pendaftaran secara daring melalui portal SSCASN BKN setelah pengumuman resmi penerimaan diterbitkan.

Tahapan awal seleksi dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, mulai dari pengumuman hingga pendaftaran peserta. Selanjutnya, peserta akan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dijadwalkan pada September 2026.

Peserta diminta memperhatikan jadwal dan persyaratan masing-masing sekolah kedinasan karena tahapan seleksi lanjutan dapat berbeda sesuai ketentuan kementerian atau lembaga penyelenggara.

SKD Gunakan Sistem CAT
Dalam seleksi sekolah kedinasan, peserta akan menghadapi SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi SKD terdiri atas tiga bagian utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Penggunaan CAT ditujukan untuk mendukung proses seleksi yang transparan dan objektif. Karena itu, peserta diminta mengandalkan kemampuan sendiri serta mempersiapkan diri sejak jauh hari.

Rini juga mengingatkan calon peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jasa atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.


“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegasnya.

Dengan 4.770 formasi yang disediakan, seleksi sekolah kedinasan 2026 menjadi peluang bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia pengabdian di pemerintahan.

Calon peserta disarankan mulai menyiapkan dokumen persyaratan, mempelajari materi SKD, serta mengikuti informasi resmi dari BKN dan masing-masing kementerian/lembaga agar tidak tertinggal jadwal maupun ketentuan pendaftaran. (*)

Editor : Elfira Halifa
ASN sma