Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kabar Baik! Presiden Prabowo Akan Bangun Pos Lintas Batas Baru di Papua, Ini Lokasinya

Yohanes Palen • Rabu, 1 Juli 2026 | 04:17 WIB
Prabowo Subianto. (ISTIMEWA)
Prabowo Subianto. (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-  Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) baru di wilayah Papua.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengamanan perbatasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan pembangunan PLBN baru menjadi salah satu prioritas pemerintah karena hingga saat ini jumlah pos lintas batas masih terbatas. 

Sebelumnya, pada era Presiden ke-7 Joko Widodo, pemerintah telah membangun 15 PLBN di berbagai wilayah Indonesia.

"Sekarang kira baru baru punya 15 PLBN, kita masih perlu lagi di perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, kemudian Kalimantan Utara seperti Long Nawang dan Long Midang,"ucap Tito Karnavian dikutip dari detiknews.

Tak hanya di Kalimantan, pemerintah juga akan memperluas pembangunan PLBN di wilayah perbatasan Papua dengan Papua Nugini. 

Menurut Tito, wilayah perbatasan Papua yang membentang hampir 800 kilometer masih membutuhkan tambahan pos lintas batas untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan.

Saat ini, PLBN di Papua baru beroperasi di Skouw, Yetetkun, dan Sota. Sementara itu, sejumlah wilayah strategis lainnya masih belum memiliki fasilitas serupa.

"Di perbatasan Papua Nugini itu kan panjang hampir 800 kilometer, sementara yang baru ada ini kan di Skouw, kemudian Yetetkun sama Sota. Pegunungan Bintang dan Kabupaten Keerom belum ada, perlu kita bangun disitu juga,"kata Tito.

Selain pembangunan PLBN, pemerintah juga akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan, baik di Kalimantan maupun Papua. 

Di Papua, pembangunan jalan akan difokuskan di wilayah Pegunungan Bintang, Keerom, dan Boven Digoel yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Menurut Tito, akses jalan yang memadai akan memberikan banyak manfaat, mulai dari memperlancar patroli pengamanan wilayah.

Selain itu juga memudahkan distribusi logistik, hingga membuka akses ekonomi bagi masyarakat di daerah perbatasan. (*).

Editor : Yohanes Palen
#plbn #Prabowo Subianto