Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Jenderal TNI Dicecar Netizen Usai Ajudan Ditahan Panitia

Abdel Gamel Naser • Senin, 22 Juni 2026 | 10:31 WIB
Potongan gambar Brigjend Yuniar (kiri) saat menarik ajudannya namun ditahan panitia dalam event Mandiri Jogja Marathon, Minggu (21/6/2026) - (Screenshoot)
Potongan gambar Brigjend Yuniar (kiri) saat menarik ajudannya namun ditahan panitia dalam event Mandiri Jogja Marathon, Minggu (21/6/2026) - (Screenshoot)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Nama seorang jenderal TNI, Brigjend Yuniar Dwi Hantono mendadak ramai di kalangan pelari usai insiden ajudannya ditahan karena tak memiliki BIB dalam Mandiri Jogja Marathon Minggu (21/6/2026).

BIB adalah nomor identitas resmi peserta lomba lari yang dipasang di dada atau perut, berfungsi untuk identifikasi, pencatatan waktu, dan keamanan peserta. Panitia tegas, yang tak punya maka tak boleh berada di lintasan.

Secara kebetulan ajudan ini terjaring panitia dan disuruh keluar. Namun tak lama, Brigjend Yuniar datang dan menarik ajudannya. Terjadi tarik menarik dan sang ajudan tetap tak boleh masuk di lintasan. 

Dari video yang beredar di mesdos, Yuniar yang belakangan diketahui menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro sempat protes sambil menunjuk dan menegaskan jika ia tamu undangan Mandiri. 

Hanya saja saat itu 'Marshal' tidak peduli dan tetap menahan sang ajudan sehingga sang jenderal finish tanpa dipublikasi ajudan. Netizen lantas mengaitkan tindakan Brigjend Yuniar dengan Ganjar Pranowo yang juga membawa ajudan namun tetap didaftarkan dan mendapatkan BIB.

"Orang-orang instansi itu mengerti aturan gak sih?," tulis Nawi dalam kolom komentar. Aa juga yang menulis, "Semahal apa sih pendaftarannya sampai tidak   didaftarkan," tulis Malaa. Akun evenlari.id juga menulis soal moment ini. Kejadian ditahannya ajudan dianggap menjadi yang menarik perhatian di Mandiri Jogja Marathon.

Banyak netizen yang melayangkan pujian atas keberanian dan profesionalisme marshal Mandiri Jogja Marathon 2026 yang dinilai tidak pandang bulu dalam menegakkan aturan. Yuniar Dwi Hantono sendiri merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997.  Dirinya merupakan alumni kecabangan Artileri Medan (Armed). 

Sebelumnya menjabat sebagai Dandim 1304/Gorontalo (2016), Danmen Armed 2/Sthira Yudha (2018): Memimpin satuan elite kecabangan Artileri Medan, Kasubditbinmantrolik Sdirbinum Pussenarmed: Bertugas di Pusat Kesenjataan Artileri Medan, Kasrem 152/Baabullah Kodam XV/Pattimura (2024): Menjadi orang nomor dua di jajaran Korem Maluku Utara, Paban VIII/Binkumtaltibprot Spersad (2025) dan mendapat promosi bintang kini sebagai Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (2026). (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#mandiri jogja marathon #Ceposonline.com #TNI