CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara.
Pertemuan kedua tokoh nasional tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Meski merupakan agenda resmi kenegaraan, nuansa pertemuan lebih mencerminkan silaturahmi antara dua figur yang telah lama saling mengenal dalam perjalanan politik Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Megawati dan Prabowo tidak hanya berbincang ringan, tetapi juga membahas berbagai isu strategis yang tengah dihadapi bangsa.
Diskusi keduanya mencakup dinamika nasional serta upaya menjaga stabilitas dan persatuan di tengah berbagai tantangan.
Pertemuan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi penguatan komunikasi politik antar pemimpin bangsa.
Selain itu, momen tersebut juga memperlihatkan pentingnya dialog dan kebersamaan dalam merawat demokrasi Indonesia.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan suasana hangat dalam pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.
Menurut Hasto, meski pertemuan tersebut merupakan agenda formal kenegaraan, nuansa yang tercipta justru sangat cair dan penuh keakraban.
Bahkan, Megawati menyebut pertemuan itu sebagai ajang bertemu “teman lama”.
“Ibu Megawati Soekarnoputri sudah bertemu dengan Bapak Presiden Prabowo beberapa hari yang lalu. Bahkan pertemuan dikatakan oleh Ibu Mega sebagai pertemuan ‘teman lama’,” ujar Hasto dalam konferensi pers di Gedung B Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, durasi pertemuan yang cukup panjang dimanfaatkan kedua tokoh bangsa tersebut untuk berdiskusi secara mendalam.
Tidak hanya bernostalgia, Megawati dan Prabowo juga membahas berbagai isu strategis yang tengah dihadapi Indonesia.
“Pertemuannya berlangsung sangat akrab, membahas berbagai persoalan bangsa dan negara,” jelas Hasto.
Bagi PDIP, lanjutnya, pertemuan ini mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi dialog, musyawarah, serta semangat persatuan di tengah dinamika politik nasional.
Hasto juga menyinggung kemungkinan pertemuan silaturahmi Megawati dengan para mantan presiden lainnya dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Ia menegaskan bahwa bagi Megawati, Lebaran adalah momen untuk mempererat persaudaraan tanpa sekat.
“Esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal,”ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi pertemuannya dengan Megawati melalui pernyataan resmi.
Ia menyebut, pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi antarpemimpin bangsa menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,”tutup Prabowo. (*).
Editor : Yohanes Palen