Fokus Pembinaan Muda, PSSI Papua Tengah Bidik Pertiwi Cup 2027

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Jumat, 6 November 2026 | 13:03 WIB
Wakil Direktur Kompetisi Pengurus PSSI Papua Tengah, Vicky Ronald Tebai saat memberikan keterangan usai pengukuhan pengurus PSSI Papua Tengah di Auditorium RRI Nabire, Jumat (6/11/2026).  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Wakil Direktur Kompetisi Pengurus PSSI Papua Tengah, Vicky Ronald. (Foto: CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kebangkitan sepak bola di Papua Tengah kini mulai menampakkan titik terang. Usai resmi dikukuhkan di Auditorium RRI Nabire, Jumat (6/11/2026), pengurus baru PSSI Papua Tengah langsung memasang target ambisius.

 

Diantaranya menghidupkan ekosistem pembinaan pemain muda secara menyeluruh, mulai dari kelompok usia dini, Liga 4, hingga kebangkitan sepak bola perempuan (Galanita) melalui ajang Pertiwi Cup 2027.

 

Wakil Direktur Kompetisi PSSI Papua Tengah, Vicky Ronald Tebai, menegaskan bahwa seluruh roda kompetisi ini akan digerakkan dengan tetap berpedoman pada regulasi dan kalender resmi PSSI.

 

​"Tentu ini pekerjaan berat. Tetapi, untuk menghidupkan sepak bola di Papua Tengah, semua kategori harus berjalan, baik kelompok usia, Liga 4, maupun Galanita. Kami akan berupaya keras menyiapkan jadwal dan jalannya pertandingan," ujar Vicky.

 

Salah satu poin paling menarik dari cetak biru PSSI Papua Tengah di bawah kepemimpinan Ketua Deinas Geley adalah komitmen kuat terhadap pengembangan sepak bola perempuan. Vicky menilai, potensi Srikandi Papua di dunia si kulit bundar sangat luar biasa dan butuh wadah kompetisi yang terarah untuk bisa bersinar di kancah nasional.

 

​Sebagai langkah konkret, PSSI Papua Tengah membidik tahun 2027 sebagai momentum digelarnya Pertiwi Cup tingkat provinsi. Ajang ini diharapkan bisa menjadi panggung utama bagi bakat-bakat potensial dari berbagai kabupaten.

 

​Untuk memuluskan rencana tersebut, pengurus kabupaten segera diinstruksikan untuk mulai mempersiapkan tim Galanita di daerah masing-masing - seperti menghidupkan kembali denyut kompetisi bagi klub-klub lokal seperti Galanita Persipani dan Galanita Persimimika.

​

​Nantinya, tim-tim terbaik dari tingkat kabupaten akan dipertemukan dalam kompetisi resmi tingkat Provinsi Papua Tengah. Dari sinilah saring-menyaring talenta terbaik dilakukan untuk melahirkan skuad tangguh yang siap mewakili Papua Tengah di ajang Piala Pertiwi tingkat nasional.

 

​Dengan visi yang terstruktur dan komitmen pembinaan yang berkelanjutan, PSSI Papua Tengah optimis sepak bola di wilayah ini baik putra maupun putri tidak hanya sekadar hidup, tetapi juga mampu mencetak bintang-bintang masa depan sepak bola Indonesia.

 

“Dari kompetisi inilah perempuan-perempuan Papua, khususnya para pemain Galanita di tingkat kabupaten, bisa menunjukkan kualitas dan kemampuan masing-masing. Kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang dan berkompetisi secara lebih luas,” tutup Vicky. (*)

Editor : Jimianus Karlodi
pssi OLAHRAGA Nabire Papua Tengah Ceposonline.com