CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melaporkan adanya tren penurunan kasus malaria yang signifikan pada periode Januari hingga Oktober 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan analisis data internal yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Mimika, total kasus malaria pada kurun waktu Januari-Oktober 2025 tercatat sebanyak 162.249 kasus.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 13,4% menjadi 140.456 kasus pada periode yang sama di tahun 2026.
Sementara itu, untuk data total kasus positif secara keseluruhan, tercatat penurunan yang lebih tajam, yakni sebesar 26,3%.
Dari angka 190.693 kasus positif pada tahun 2025, turun menjadi 140.507 kasus positif pada tahun 2026.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, menyampaikan apresiasi atas capaian tren penurunan ini, seraya menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat intervensi di lapangan.
"Penurunan ini merupakan hasil kerja keras bersama, namun pengawasan dan penanganan kasus tetap harus dioptimalkan," ujar Marselino Mameyau, Kamis (5/11/2026).
Peningkatan Pemeriksaan dan Penurunan Angka Penularan
Selain penurunan jumlah kasus, indikator kesehatan lainnya turut menunjukkan perbaikan performa penanganan malaria di wilayah tersebut.
Jumlah pemeriksaan darah mengalami peningkatan dari 1.299.089 tes pada tahun 2025 menjadi 1.361.502 tes pada tahun 2026.
Angka Insidens Parasit (Annual Parasite Incidence / API) menurun signifikan dari 574,94 (2025) menjadi 423,32 (2026).
Angka Positif (Positivity Rate / PR) mengalami penurunan dari 14,67% pada tahun 2025 menjadi 10,32% pada tahun 2026.
Berdasarkan grafik tren kasus bulanan (Januari-Oktober), lonjakan tertinggi kasus pada tahun 2026 sempat terjadi pada bulan Juli dengan 18.234 kasus dan Oktober dengan 22.296 kasus.
Kendati demikian, efektivitas pengetesan yang masif dan strategi penanggulangan yang konsisten terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika guna menekan laju penyebaran parasit malaria secara berkelanjutan. (*)
Editor : Elfira Halifa