CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Polsek Jila meluncurkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dengan menggelar pendataan dan edukasi keterampilan bagi warga pencari kerja di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Langkah ini dilakukan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pedalaman.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolsek Jila tersebut menyasar warga yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Selain mencatat latar belakang dan keterampilan warga, jajaran kepolisian memberikan panduan pengolahan potensi lokal agar dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri.
Distrik Jila merupakan salah satu wilayah pedalaman di Mimika dengan akses geografis yang menantang dan keterbatasan lapangan kerja formal.
Kondisi ini membuat tingkat ketergantungan masyarakat terhadap sektor informal serta bantuan pemerintah masih cukup tinggi.
Melalui pendataan ini, kepolisian mencatat kualifikasi dasar pencari kerja untuk memetakan jenis pelatihan keterampilan yang paling relevan dengan potensi daerah, seperti pertanian, kerajinan tangan, atau perdagangan skala kecil.
Kapolsek Jila, Iptu Hempy Ona, menyatakan bahwa pendekatan keamanan saat ini tidak dapat dipisahkan dari upaya penanganan akar masalah sosial-ekonomi di masyarakat.
"Pendataan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat pencari kerja di Distrik Jila," kata Iptu Hempy Ona, dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).
Program Poliran sendiri merupakan direktif dari Markas Besar Polri yang diturunkan ke tingkat polsek sebagai bentuk pendekatan humanis.
Kepolisian berupaya mengubah fokus interaksi dengan warga, dari sekadar pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi pendampingan kesejahteraan.
Dalam sesi edukasi, warga didorong untuk tidak menggantungkan harapan sepenuhnya pada lapangan kerja formal yang terbatas di wilayah pedalaman.
Polsek Jila mengarahkan warga untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar tempat tinggal mereka menjadi produk bernilai ekonomi.
Langkah Polsek Jila ini diharapkan menjadi model awal integrasi antara pemetaaan data pengangguran tingkat distrik dan program pembinaan kemandirian usaha.
Data hasil pendaftaran pencari kerja tersebut rencananya akan dijadikan acuan untuk menyelaraskan program pelatihan lanjutan bersama instansi terkait di Kabupaten Mimika.
(*)
Editor : Lucky Ireeuw