CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Tim gabungan TNI-Polri bersama Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi Demerina Uamang (17), salah satu korban selamat dari aksi penyanderaan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah.
Korban sebelumnya dibawa ke Distrik Alama, dan akhirnya berhasil dievakuasi ke Timika, Senin (14/9/2026).
Proses penjemputan warga asal Kampung Jinonin, Distrik Hoya tersebut dilakukan menggunakan helikopter milik Polri P-3002 yang dipiloti AKBP Asran Koto.
Penerbangan evakuasi lepas landas dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Alama pada pukul 07.26 WIT.
Setelah menjemput korban di lokasi sasaran, helikopter berhasil mendarat selamat di Lapangan Hijau Mako Brimob Batalyon B Pelopor Timika pada pukul 09.07 WIT.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama Komandan Batalyon B Pelopor Kompol Tahir langsung menyambut kedatangan korban di lokasi pendaratan.
"Puji Tuhan hari ini kita berhasil mengevakuasi salah satu korban penculikan atas nama Nemerina Uamang," ujar AKBP Alredo.
Setibanya di Mako Brimob, Demerina langsung dipindahkan ke mobil ambulans milik RS Bhayangkara Mimika untuk dilarikan menuju rumah sakit di Mile 32 guna menjalani pemeriksaan fisik serta perawatan medis menyeluruh.
Aksi evakuasi ini melibatkan pengamanan ketat dari jajaran Polda Papua Tengah, Polres Mimika, Satgas Operasi Damai Cartenz, hingga rombongan tokoh daerah.
Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah Agustinus Anggaibak beserta keluarga korban turut mendampingi proses penjemputan dari pedalaman Mimika.
Sekitar pukul 10.06 WIT, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini bersama tim Itwasum Mabes Polri tiba di RS Bhayangkara Mimika untuk menjenguk langsung kondisi fisik dan psikologis korban pasca-penyanderaan.
Sementara itu, hingga saat ini masih terdapat 7 orang anak yang masih ditawan oleh kelompok tersebut. Identitas para korban yang diantaranya adalah Alin Mesawarol, Nopi Aim, Meria Nibilingame, Wena Katagame, Ilimin Onawame, dan Miante Nibilingame.
Hingga saat ini, aparat keamanan gabungan masih terus bersiaga dan memperketat pengamanan di wilayah Distrik Jila dan Distrik Alama guna mengantisipasi pergerakan KKB serta menjamin keselamatan warga sipil setempat. (*)
Editor : Agung Trihandono