Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Distrik Jila Masih Ditangani Aparat Keamanan

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:27 WIB
 Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Teuku Jozanda. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).
 Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Teuku Jozanda. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Aparat keamanan gabungan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika masih mendalami kasus dugaan penyanderaan terhadap sembilan perempuan yang dilaporkan dibawa secara paksa dari Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Hingga kini, keberadaan dan kondisi para korban belum dapat dipastikan.

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika Letkol Inf Teuku Jozanda menyatakan proses verifikasi dan penanganan di lapangan masih terus berjalan.

“Aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen terkait terus melakukan pendalaman, verifikasi informasi, serta berbagai langkah penanganan secara terkoordinasi,” jelas Letkol Inf. Jozanda saat dikonfirmasi, Selasa malam, 8 September 2026.

Jozanda belum dapat membeberkan secara rinci mengenai langkah teknis penanganan di lapangan. Kebijakan ini diambil demi memprioritaskan keselamatan para korban serta keamanan personel yang bertugas.

Ia menekankan bahwa penanganan perkara dilakukan secara terukur dan hati-hati. Keberadaan serta kondisi sembilan perempuan tersebut belum dipublikasikan secara terbuka karena seluruh data intelijen yang masuk masih harus melalui tahap pemeriksaan ketat.

Selain jajaran TNI dan Polri, upaya penanganan ini melibatkan tokoh adat, tokoh agama, unsur masyarakat, serta keluarga korban. 

Pelibatan berbagai pihak tersebut ditujukan untuk membuka jalur komunikasi agar seluruh korban dapat segera dibebaskan dan kembali ke keluarga dalam keadaan selamat.

Jozanda juga mengimbau publik untuk menahan diri dan tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi karena dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu proses penanganan,” ujarnya.

Ia memastikan setiap perkembangan kasus yang telah sahih akan disampaikan secara terbuka melalui saluran resmi kepolisian dan TNI.

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
sandera distrik jila mimika Ceposonline.com