Akses Jalan Dibuka, Mobilitas Pekerja Dari dan Ke Tembagapura Kembali Normal

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:00 WIB
Deretan bus yang hendak mengantar para pekerja dari Tembagapura menuju ke Timika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).
Deretan bus yang hendak mengantar para pekerja dari Tembagapura menuju ke Timika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali membuka akses jalan utama menuju Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Pembukaan jalur koridor darat ini dilakukan setelah situasi dinyatakan aman pasca-insiden penembakan konvoi bus oleh kelompok tak dikenal sepekan lalu.

Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi beroperasinya kembali jalur transportasi utama penunjang operasional tambang tersebut.

"PTFI terus mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional perusahaan," jelas Katri saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).

Sebelumnya, akses transportasi darat menuju area operasional PTFI di Tembagapura sempat ditutup total. 

Langkah antisipasi tersebut diambil menyusul penembakan terhadap rangkaian kendaraan di Mile Post (MP) 60 kawasan Objek Vital Nasional pada Rabu pagi, 2 September 2026, sekitar pukul 08.21 WIT.

Penyerangan terjadi saat iring-iringan delapan kendaraan bergerak dari arah Tembagapura (MP 68) menuju Kota Timika. 

Rentetan tembakan mengenai tiga kendaraan paling depan, yakni dua unit bus karyawan dan satu unit mobil boks kargo penumpang pesawat.

Ketiga kendaraan terdepan tersebut langsung memacu kecepatan dan berhasil mengamankan diri di Check Point MP 58. 

Sementara itu, lima bus di barisan belakang langsung memutar balik ke arah MP 64 untuk menghindari rentetan tembakan lanjutan.

Kepolisian memastikan seluruh penumpang dan pengemudi selamat tanpa mengalami luka-luka. 

Usai penembakan, personel gabungan bersama Satgas Amole memperketat pengamanan di sepanjang jalur tambang, menyisir lokasi, serta mengumpulkan bukti olah TKP guna mengejar kelompok pelaku.

Dengan dibukanya kembali jalur MP 60 setelah penyisiran intensif, mobilitas para pekerja dan logistik dari maupun menuju Tembagapura kini telah beroperasi secara normal. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Freeport mimika Ceposonline.com