Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Bubarkan Aksi Demo KNPB di Mimika

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Suasana aksi demo KNPB di area tepi Bundaran Petrosea (Bundaran Mimika Smart City), Senin (3/8/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Suasana aksi demo KNPB di area tepi Bundaran Petrosea (Bundaran Mimika Smart City), Senin (3/8/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika bersama Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua menerjunkan 231 personel gabungan untuk menyisir dan membubarkan aksi demonstrasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Timika, Papua Tengah, Senin pagi (3/8/2026).

Langkah penyekatan ketat ini diambil guna mencegah pengumpulan massa yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebelum disebar ke titik-titik rawan, ratusan personel gabungan mengawalinya dengan apel siaga di Halaman Gedung Eme Neme Yauware.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Mimika, Kompol Hendri Alfred Korwa, menyatakan bahwa konsentrasi pasukan difokuskan pada pusat-pusat keramaian dan persimpangan strategis kota, di antaranya Bundaran Timika Indah, Bundaran Petrosea, Perempatan Diana Mall, hingga area sekitar Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten (DPRK) Mimika.

“Ada yang ditempatkan di titik-titik tertentu, ada juga yang mobile,” kata Hendri. 

Selain mengamankan objek vital dan pusat bisnis kota, pengawasan ekstra ketat juga diarahkan ke kawasan Gorong-gorong—wilayah yang kerap menjadi titik kumpul kelompok massa KNPB. 

Polisi menerapkan pola penindakan preventif secara langsung di lapangan untuk menghentikan setiap pergerakan massa sejak dini.

Strategi penyekatan ini dipasang guna menutup ruang gerak organisasi yang gencar menyuarakan penentuan nasib sendiri bagi Papua tersebut. Aparat menegaskan tidak akan menoleransi potensi pembentukan konsentrasi massa dalam jumlah besar di ruang publik.

Pantauan di lapangan menunjukkan, tak lama setelah apel siaga usai, personel gabungan bergerak cepat membubarkan sekelompok warga yang kedapatan mulai berbaris dan berjalan di sekitar area Gedung Eme Neme Yauware. 

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga ketat di berbagai sudut Kota Timika untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Sementara di Bundaran Petrosea, sekelompok massa masih menggelar aksi dengan membentangkan berbagai spanduk sambil berorasi. 

Tampak aparat kepolisian terus berjaga untuk mengendalikan situasi serta mengamankan jalannya aksi agar berlangsung aman dan tertib. (*)

Editor : Agung Trihandono
mimika KNPB