Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Yan Mandenas dan Kapolda Jermias Rontini Datangi Gudang Bulog di Timika, Ini Alasannya

Wahyu Welerubun • Sabtu, 2 Mei 2026 | 13:06 WIB
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas saat mengunjungi gudang Perum Bulog KC Timika, Sabtu (2/5/2026). ( CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas saat mengunjungi gudang Perum Bulog KC Timika, Sabtu (2/5/2026). ( CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

 CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Di tengah tantangan geografis yang ekstrem di wilayah Papua Tengah, integritas rantai pasok pangan menjadi krusial bagi stabilitas masyarakat. 

 

Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, bersama Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, melakukan kunjungan ke gudang Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika pada Sabtu (2/5/2026). 

 

Kunjungan tingkat tinggi ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan efektivitas distribusi bantuan sosial di wilayah yang sering kali terisolasi oleh cuaca dan kendala infrastruktur.

 

Dalam peninjauan ini, Mandenas didampingi oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, Ketua Komisi II DPRK Mimika Elinus Balinon Mom, serta Kakanwil Imigrasi Papua Samuel Toba. 

 

Kehadiran para petinggi lintas sektoral ini menggarisbawahi bahwa masalah pangan di Papua bukan sekadar urusan logistik, melainkan isu keamanan strategis. 

 

Fokus utama rombongan adalah memastikan bahwa bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai ke tangan masyarakat di wilayah pegunungan yang paling membutuhkan.

 

Kepala Perum Bulog KC Timika, Dedy Wahyudi, menyambut baik supervisi tersebut sebagai bentuk dukungan moral bagi institusinya. 

 

"Kami dari Perum Bulog berterima kasih kepada Pak Yan, anggota DPR RI, dan Pak Kapolda atas kunjungan ke Perum Bulog pada pagi hari ini. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami. Beliau mengecek langsung keadaan stok dan kondisi kami di lapangan, tepatnya di Perum Bulog Kantor Cabang Timika," ujar Dedy. 

 

Ia melaporkan bahwa saat ini pihaknya menguasai stok kurang lebih 1.000 ton beras medium dan 150.000 liter minyak goreng yang didedikasikan untuk program bantuan pangan.

 

Tantangan distribusi menjadi sorotan utama, mengingat progres penyaluran di Kabupaten Puncak—wilayah paling sulit dijangkau—telah menyentuh angka 65 persen. 

 

Dedy menjelaskan bahwa wilayah terjauh memang sengaja diprioritaskan lebih awal untuk mengantisipasi tenggat waktu pemerintah pada 31 Mei mendatang. 

 

"Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam penyaluran, hanya faktor cuaca yang terkadang membuat pesawat harus kembali lagi. Penyaluran saat ini masih difokuskan untuk wilayah Papua Tengah," tambahnya.

 

Dari aspek keamanan, Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan komitmen Polri untuk mengawal jalur distribusi dari gangguan apa pun. 

 

“Kami sudah berkomitmen dengan pemerintah, khususnya dari pihak Bulog, bahwa ini adalah kebutuhan masyarakat yang harus mendapatkan pengamanan maksimal. Kami memastikan pengamanan dilakukan minimal sampai di bandara; kita amankan bandara tersebut dan sementara ini semua masih berjalan dengan lancar," tegas Kapolda. 

 

Ia berharap ketersediaan stok di Mimika dan Nabire dapat terus menyokong kebutuhan enam kabupaten di wilayah pegunungan yang sangat bergantung pada pasokan dari gudang utama ini.

 

Menutup kunjungan tersebut, Yan Permenas Mandenas menyoroti langkah cepat yang telah diambil untuk merespons krisis di wilayah pegunungan lainnya seperti Wamena. 

 

“Terkait kondisi di pegunungan, tepatnya di Wamena, kita sudah tangani dan bantuan yang telah terdistribusi sebanyak 3 ton. Rencananya akan ditambah lagi menjadi 5 ton, sehingga total bantuan mungkin sekitar 8 ton yang kita masukkan ke Wolakme, Tanggime, dan satu distrik lagi di perbatasan antara Wamena dan Lanny Jaya. Yang jelas, langkah cepat sudah kita lakukan untuk distribusi bantuan pangan tersebut," ungkapnya. 

 

Selain pangan, Mandenas juga telah menginstruksikan Balai Sungai untuk segera melakukan proteksi infrastruktur guna menjaga akses jalan trans Wamena–Lanny Jaya tetap fungsional sebagai urat nadi logistik masyarakat. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Yan Mandenas #mimika #Ceposonline.com