Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kontribusi Freeport Dongkrak Pendapatan Daerah Mimika

Wahyu Welerubun • Kamis, 16 April 2026 - 17:27 WIB
Kantor Bapenda Kabupaten Mimika, pusat kendali fiskal yang tengah memacu optimalisasi pendapatan daerah di tahun anggaran 2026. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN)
Kantor Bapenda Kabupaten Mimika, pusat kendali fiskal yang tengah memacu optimalisasi pendapatan daerah di tahun anggaran 2026. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN)

CEPOSONLINE.COM,MIMIKA-Arus kas Pemerintah Kabupaten Mimika menunjukkan performa positif di awal tahun anggaran 2026. 

Hingga 10 April, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika mencatatkan realisasi pendapatan daerah sebesar Rp1,98 triliun. 

Angka ini setara dengan 35,02 persen dari total target sebesar Rp5,66 triliun yang dipatok untuk tahun ini.

Sekretaris Bapenda Mimika, Henrikus Setitit mengungkapkan bahwa mesin pendapatan daerah mulai bergerak stabil di berbagai lini. 

Di sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasi telah menyentuh Rp154,6 miliar atau 26,41 persen dari target Rp585,5 miliar. 

Meski begitu, tantangan masih membayangi sektor retribusi daerah yang baru menyerap 17,32 persen dari plafon Rp17,2 miliar.

“Tingkat realisasi PBB tahun ini jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Henrikus, Kamis (16/4/2026).

Optimisme Henrikus ini didasari pada lompatan signifikan di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hanya dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, PBB telah menyumbang Rp49,7 miliar atau 57,86 persen dari target tahunan. 

Kecepatan penyerapan ini tak lepas dari peran vital raksasa pertambangan PT Freeport Indonesia. 

Perusahaan tersebut dilaporkan telah menyetor lebih dari Rp48 miliar, mencakup sebagian besar dari total kewajiban pajaknya yang mencapai Rp72 miliar tahun ini.

Capaian yang melampaui separuh target pada triwulan pertama ini dianggap sebagai sinyal aman bagi postur fiskal daerah. 

Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan tren positif tahun lalu, di mana sektor Pajak Daerah mampu menembus angka 103,44 persen atau Rp353,8 miliar dari target yang ditetapkan.

Dengan topangan dari sektor korporasi besar dan perbaikan sistem pemungutan, Bapenda Mimika meyakini target pendapatan tahun ini bukan sekadar angka di atas kertas.

Henrikus optimistis bahwa sisa waktu delapan bulan ke depan akan menjadi momentum untuk melampaui proyeksi penerimaan, demi menopang keberlanjutan pembangunan di tanah Mimika. (*)

Editor : Elfira Halifa
#mimika papua tengah #Ceposonline.com #freeport Indonesia