Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Polisi Beberkan Kronologi Singkat Insiden Penembakan Area Tambang Terbuka Grasberg

Wahyu Welerubun • 2026-03-12 03:53:21

Suasana proses evakuasi korban penembakan di area tambang terbuka Grasberg. (Foto: Polsek Tembagapura).
Suasana proses evakuasi korban penembakan di area tambang terbuka Grasberg. (Foto: Polsek Tembagapura).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Kepolisian Resort (Polres) Mimika membeberkan kronologi insiden penembakan di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026). 

 

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima media ini pada Rabu malam, Kasi Humas Polres Mimika IPTU Hempy Ona menjelaskan bahwa korban meninggal dunia berinisial SM merupakan karyawan Departemen Eksplorasi. 

 

Yang bersangkutan meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala sebelah kanan yang tembus hingga telinga kiri. 

 

Sementara satu orang lainnya berinisial AM selaku saksi mengalami luka lecet pada telapak tangan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.  

 

IPTU Hempy memaparkan bahwa berdasarkan keterangan awal saksi, saat itu korban bersamanya sedang melaksanakan pekerjaan pengukuran water level di area Jayapura Ex Pontil menggunakan kendaraan operasional. 

 

Setelah menuntaskan pekerjaan, korban berada di belakang kendaraan untuk merapikan peralatan kerja, sementara saksi berada di samping kendaraan.

 

Beberapa saat berselang saksi mengaku mendengar bunyi tembakan. Ia kemudian melihat korban telah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan. 

 

“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan,” jelas IPTU Hempy. 

 

Menerima informasi tersebut, tim respon gabungan dari aparat keamanan, termasuk tim keamanan perusahaan beserta tim medis, bergegas menuju ke lokasi.

 

Setibanya di lokasi, tim kemudian mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura (MP 68). Sekitar pukul 10.40 WIT, korban tiba di rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

 

Selanjutnya, personel Polsek Tembagapura dipimpin Wakapolsek Iptu Eksan Laane berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta melakukan proses identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban. 

 

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka tembak pada kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri,” ungkapnya. 

 

Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Tembagapura IPDA Akhmad Y. Wiratana bersama 4 personel Polsek Tembagapura juga bergerak cepat melakukan olah TKP di area Grasberg. 

 

Pada saat proses evakuasi dan pengamanan berlangsung, dilaporkan juga sempat terjadi kontak tembak Brimob dari Satgas Amole dengan kelompok bersenjata di sekitar lokasi. 

 

Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penembakan. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga masih berada di sekitar area Grasberg. 

 

“Jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke rumah duka di Bandung pada Kamis 12 Maret 2026 menggunakan pesawat Airfast,” imbuhnya. 

 

Polres Mimika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. 

 

Aparat keamanan juga akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan langkah-langkah penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika, khususnya di area Tembagapura dan sekitarnya.(*).

Editor : Lucky Ireeuw
#penembakan #tambang terbuka grasberg #Polres Mimika