Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Jaga Kedaulatan Perairan, KRI Dorang-874 dan Satgas Trisila 2026 Sandar di Timika

Wahyu Welerubun • 2026-03-07 19:34:28

KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Trisila 2026 resmi bersandar di Dermaga Poumako, Kabupaten Mimika, Sabtu (07/03/2026). (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Trisila 2026 resmi bersandar di Dermaga Poumako, Kabupaten Mimika, Sabtu (07/03/2026). (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Kedaulatan perairan Indonesia terus diperkuat melalui kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah timur. 

 

Terbaru, KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Trisila 2026 resmi bersandar di Dermaga Poumako, Kabupaten Mimika, Sabtu (07/03/2026).

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh keluarga besar Lanal Timika. Mewakili Komandan Lanal Timika, Pjs. Dandenpom Lanal Timika Kapten Laut (PM) Samsul Hadi menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Satgas di Bumi Amungme.

"Kehadiran KRI ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia. Kami dari jajaran Lanal Timika siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Trisila 2026 demi memperkuat sinergitas dan keberhasilan tugas," ujar Kapten Samsul dalam sambutannya.

Wadan Satgas Operasi Trisila 2026, Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan program strategis TNI AL di bawah kendali Pangkoarmada RI. Operasi yang direncanakan berlangsung selama 120 hari ini dibagi ke dalam tiga tahap besar di seluruh wilayah kerja Armada Indonesia.

"Saat ini kita memasuki tahap pertama yang dilaksanakan oleh Koarmada III Sorong di wilayah kerjanya. Tahap berikutnya akan dilanjutkan oleh Koarmada II Surabaya, dan tahap ketiga oleh Koarmada I Tanjung Pinang," jelas Kolonel Son Haji.

​Selain penegakan hukum dan kedaulatan di laut, Operasi Trisila 2026 juga membawa misi kemanusiaan dan edukasi. Selama dua hari ke depan di Timika, Satgas dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda, antara lain Pembinaan Potensi Maritim yang meliputi karya bakti, bakti sosial, dan layanan kesehatan bagi masyarakat lokal.

Kedua, Edukasi Bela Negara. Dalam kegiatan ini Para Marinir akan melaksanakan penyuluhan kepada siswa-siswi sekolah untuk menumbuhkan cinta tanah air dan wawasan kemaritiman.

Terakhir adalah Latihan Tempur. Marinir dari TNI AL akan melakukan penguatan profesionalisme matra laut melalui latihan antar KRI, koordinasi pesawat udara (Pasud), serta simulasi pendaratan oleh satu kompi pasukan Marinir.

"Kami berharap kehadiran Satgas Trisila dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat di Kabupaten Mimika, sekaligus mempererat hubungan antara TNI AL dengan pemerintah daerah dan instansi samping," pungkasnya.

Penyambutan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, jajaran Forkopimda, serta mitra komando samping dari instansi Karantina, SAR, Koramil, dan Polsek setempat. (*)

Editor : Agung Trihandono
#mimika #dermaga poumako mimika #Operasi Trisila #kri dorang 874